Kasus Ibu Aniaya Anak, Polisi Pantau Psikis Korban

https: img.okezone.com content 2020 09 03 519 2272338 kasus-ibu-aniaya-anak-polisi-pantau-psikis-korban-NmHhcOkXKu.jpg

MALANG – Polres Malang masih terus menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan ibu kandung terhadap anaknya. Kali ini kepolisian melibatkan dinas terkait guna mendampingi penyelesaian kasus yang sempat viral di media sosial tersebut.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyebutkan masih mendalami kasus kekerasan yang dilakukan sang ibu kandungnya sendiri. Menurutnya, antara pelaku dan korban yang masih satu keluarga membuat pihak kepolisian melibatkan beberapa stakeholder terkait guna mencari solusi penyelesaian yang terbaik.

“Kita harus dalami lagi, terhadap anak ini, kita bisa punya best practice. Solusinya bisa tindak pidana atau solusi penyelesaian terbaik karena hubungannya masih satu keluarga,” ungkap Hendri Umar kepada media pada Kamis (3/9/2020).

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Talok, serta pendamping sosial dalam penanganan kasus penganiayaan anak ini.

“Kami juga koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait, perangkat desa, pihak keluarga dan kepolisian,” ujarnya.

Saat dimintai keterangan, ia melanjutkan, korban mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatan lantaran tidak memperhatikan metode pembelajaran yang diberikan sang ibunya yang berinisial MA. Sang anak yang duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini diketahui dalam kondisi baik.

“Kondisi anak baik dan menyesali telah salah. Si anak juga masih sayang terhadap ibunya. Kami juga imbau kepada ibunya untuk tidak mengulangi perbuatannya,” tutur Hendri.

Saat ini Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) akan melakukan pemantauan kondisi korban bersama DP3A serta melihat kondisi keluarga serta psikis korban dan pelaku. “Kami terus pantau kondisinya bersama DP3A,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan seorang ibu berinisial MA diamankan ke Polres Malang pada Rabu (2/9/2020) kemarin, lantaran video penganiayaannya viral di media sosial Facebook. Video tersebut direkam seseorang dari luar kaca jendela rumahnya saat MA sedang mencambuk anaknya dengan selang air.

Kejadian kekerasan yang dilakukan ibu terhadap anak ini diidentifikasi kepolisian terjadi di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Selasa 1 September 2020 sekitar pukul 18.09 WIB.

Baca Juga : Viral Video Ibu Cambuk Anaknya saat Kerjakan Tugas Sekolah

Sang ibu terekam beberapa kali mencambuk dan menendang anaknya yang berusia 8 tahun lantaran tak menyimak saat diajarkan mengerjakan tugas matematika. Beruntung aksi MA diketahui suaminya yang akhirnya menenangkannya. Namun karena sudah terekam video ponsel warga sekitar kasus ini akhirnya viral di media sosial.

Baca Juga : Heboh Video Seorang Ibu Aniaya Anak Gegara Emosi Kerjakan Tugas Sekolah

1
2

  • #Video Viral Kekerasan Anak
  • #belajar dari rumah
  • #kasus kekerasan anak
  • #Kekerasan Anak
  • #Ibu Aniaya Anak
  • #viral

Next Post

KPU Ternate aktifkan mobil keliling layanan informasi Pilkada

Jum Sep 4 , 2020
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Maluku Utara mengaktifkan satu unit mobil keliling layanan informasi tentang Pilkada, pada Kamis (3/9), di kantor KPU Kota Ternate. Pengaktifan mobil keliling layanan Pilkada bertujuan agar masyarakat mengetahui jadwal tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Ternate, sehingga bisa mendongkrak partisipasi pemilih pada Pilkada […]