Kasus Covid-19 di Kota Solo Tembus 1.007, Sejumlah Klaster Jadi Sorotan

https: img.okezone.com content 2020 10 23 512 2298105 kasus-covid-19-di-kota-solo-tembus-1-007-sejumlah-klaster-jadi-sorotan-goAQmGh5mV.jpg

SOLO – Kasus Covid-19 di Kota Solo kini telah menembus angka 1.007, dengan jumlah meninggal 38 orang. Jumlah kasus tembus 1.000 setelah penambahan 26 kasus baru, Kamis (22/10/2020).

“Klaster paling banyak dari leasing, klaster keluarga di Bumi dan klaster Gandekan,” kata Kepala Dinkes Solo, Siti Wahyuningsih. Selain itu juga terdapat klaster Gilingan dan Nusukan. 

Sementara itu, 26 kasus baru sebarannya terdapat di beberapa kelurahan. Dirinya melihat potensi penyebaran sudah merata di seluruh kelurahan karena penyebarannya melalui transmisi lokal. 

Diungkapkannya, terdapat penambahan satu pasien positif dari klaster leasing, yakni anak karyawan yang sebelumnya positif Covid-19. Kemudian klaster Bumi tambah enam kasus. Dengan penambahan ini, Dinkes kembali akan melakukan tracing lanjutan. 

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

Sedangkan penyebaran di klaster Gandekan ditengarai sudah terputus. Dirinya memuji langkah cepat Lurah Gandekan dalam penanganannya. Seperti melakukan karantina terhadap warganya yang selesai menjalani swab. Warga juga memiliki kesadaran tinggi dan bersedia dilockdown, sehingga penyebarannya dapat diputus. 

Baca juga:  12 Kabupaten/Kota Ini Masih Bertahan di Atas 1.000 Jumlah Kasus Covid-19

Siti meminta masyarakat terbuka dan memberikan informasi, sehingga tracing dapat segera dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran. 

“Kalau tidak memberi info lengkap, ada yang tidak terdeteksi dan ke mana-mana,” paparnya. 

Dinkes Solo menerapkan kebijakan, masyarakat yang di-swab wajib karantina hingga hasilnya keluar.

Masyarakat diminta berperan aktif dan tidak sekadar mengandalkan aparat. Sebab banyak penderita Covid-19 yang tidak memiliki gejala. 

1
2

  • #Klaster Covid-19
  • #Kota Solo
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #Covid-19

Next Post

Hadapi Musim Hujan, Anies Ingatkan Camat Se-Jaksel Deteksi Dini Banjir

Jum Okt 23 , 2020
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan seluruh camat di Jakarta Selatan untuk waspada banjir. Anies meminta para camat untuk melakukan deteksi dini banjir saat musim penghujan. Anies menjelaskan, banjir yang terjadi di Jakarta merupakan masalah tahunan dan harus mendapat perhatian penuh. Oleh karena itu, ANies mengingatkan seluruh camat agar […]