Kasus Covid-19 di Bekasi Melonjak Signifikan

https: img.okezone.com content 2020 09 25 338 2283363 kasus-covid-19-di-bekasi-melonjak-signifikan-nqG6eRd9l7.jpg

BEKASI – Ledakan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah mulai mengkhawatirkan. Hingga Kamis (24/9) ini, terjadi kenaikan sebanyak 145 oranh yang terkomfirmasi positif Covid-19. Alhasil, total jumlah kasus aktif di wilayah dengan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut kembali naik menjadi 310 orang.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, kenaikan itu sebagaimana hasil tracing pemerinth di klaster industri. Sehingga, kenaikan orang yang yang terpapar corona cukup tinggi.”Penyumbang terbesar masih dari kluster industri, hari ini saja mencapai 145 orang yang tertular Covid-19,” katanya.

Sedangkan untuk jumlah kumulatif warga Kabupaten Bekasi yang terkomfirmasi Covid-19 sejak Maret lalu sudah mencapai 2.332 orang. Dari jumlah itu sebanyak 1.974 orang sudah dinyatakan sembuh. Bahkan, angka kesembuhan warga yang positif corona mengalami kenaikan menjadi 95 orang.”Yang sembuh lumayan banyak,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melanjutkan, untuk pasien positif yang dirawat dirumah sakit bertambah 12 orang dan menjadi 90 orang, lalu warga yang menjalani isolasi isolasi mandiri bertambah 38 menjadi 220 orang. Selain itu tercatat ada 323 kontak erat, 168 pasien suspek dan 7 pasien probable di wilayahnya.

Alam menjelaskan, dari total 310 kasus aktif yang terpapar corona tersebar di 19 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Sebaran kasus aktif terbanyak berada di 8 kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Babelan 67 kasus, Cibitung 48, Cikarang Selatan 34, Tambun Selatan 32, Cikarang Utara 27, Cikarang Timur 21, Serang Baru 20 dan Tarumajaya 18 kasus.

Kemudian Kecamatan Cikarang Barat 9 kasus, Cikarang Pusat 9, Karangbahagia 9, Tambun Utara 6, Cibarusah 3, Kedungwaringin 2, Bojongmangu 1, Muaragembong 1, Pebayuran 1, Sukatani 1 dan Tambelang 1 kasus. Sedangkan empat kecamatan yang zero kasus aktif Covid-19 yakni Cabangbungin, Setu, Sukakarya, dan Sukawangi.

Untuk itu, Alam mengajak masyarakat, para pelaku industri dan pengelola perkantoran agar terus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker saat beraktivitas, jaga jarak, tidak berkerumun dan sering cuci tangan di air mengalir agar bisa terhindar dari penularahan virus asal China tersebut.

(kha)

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Bekasi
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Lawan Kotak Kosong, Paslon Pilwalkot Semarang Ada di Kiri

Jum Sep 25 , 2020
SEMARANG – Pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi melawan kotak kosong pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Semarang 2020. Foto keduanya akan menempati posisi kiri pandangan mata pemilih, dalam surat suara pada 9 Desember 2020. “Alhamduillah, tahapan hari ini kita lewati dengan baik dan lancar. Saya dan […]