Jika Terjadi Kerumuman, Kemenkes Bakal Lacak Covid-19 hingga ke Kecamatan

https: img.okezone.com content 2020 11 23 337 2314120 jika-terjadi-kerumuman-kemenkes-bakal-lacak-covid-19-hingga-ke-kecamatan-by2PByn9Ie.jpg

JAKARTA – Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Muhammad Budi Hidayat memastikan bahwa Kemenkes dan fasilitas pelayanan kesehatan akan terus melakukan pelacakan. Termasuk di tataran Puskesmas.

“Pelacakan dilakukan secara agresif di tingkat kecamatan. Terutama yang memiliki kerumunan dengan jumlah massa besar. Selain itu juga dilakukan pemantauan yang lebih intensif terjadinya penularan dalam 14 hari kedepan,” katanya saat konferensi pers, Minggu (22/11/2020).

Saat ini, Kemenkes dan Satgas Penanganan COVID-19 telah menerjunkan lebih dari ribuan petugas untuk melakukan pelacakan kontak erat dan tersebar di 10 provinsi prioritas.

“Saat ini, Kemenkes dan Satgas telah menerjunkan lebih dari 5.000 petugas untuk melakukan pelacakan kontak erat dan tersebar di 10 provinsi prioritas,” ungkapnya.

Dia berharap agar masyarakat dapat mendukung dan bekerjasama dalam proses pelacakan kontak erat kasus positif covid. Dengan begitu dapat mencegah penularan.

“Hami harap masyarakat terbuka dan mendukung relawan pelacak kontak sebagai kontribusi memotong penularan covid-19,” pungkasnya. Dita angga

(kha)

  • #Kemenkes
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

PSBB Diperpanjang, Ganjil-Genap di DKI Jakarta Masih Belum Berlaku

Sen Nov 23 , 2020
JAKARTA – Dengan masih berlakunya PSBB Transisi maka kebijakan ganjil genap masih belum berlaku pada Senin (23/11/2020). Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, setelah sebelumnya ganjil genap diperpanjang mulai 9 November sampai 22 November sejalan dengan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi selama […]