
(SeaPRwire) – Israel dilaporkan khawatir bahwa Presiden Donald Trump bisa mencapai kesepakatan dengan Tehran tanpa memerintahkan serangan militer
Delegasi militer Israel senior yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir melakukan kunjungan rahasia ke Washington akhir pekan ini di tengah ketegangan yang memanas akibat program nuklir dan rudal Iran serta posisi militer AS yang semakin berkembang di wilayah tersebut.
Menurut laporan media Israel dan AS, Zamir bertemu dengan Ketua Komando Gabungan Staf Jenderal Dan Caine dan pejabat pertahanan senior AS lainnya di Pentagon untuk menyajikan intelijen sensitif, membahas opsi militer terhadap Iran, dan berusaha membentuk kontak diplomatik berkelanjutan antara administrasi Trump dan Tehran.
Kunjungan ini, yang belum diungkapkan secara publik saat itu, terjadi saat Israel semakin khawatir bahwa Presiden Donald Trump akhirnya bisa mencapai kesepakatan dengan Iran yang hanya fokus pada pembekuan pengayaan uranium sementara program rudal balistik Tehran sebagian besar tetap utuh dan tanpa memerintahkan tindakan militer.
Meskipun Israel berhati-hati agar tidak tampak mendorong Washington ke arah perang, pejabat telah secara pribadi memperingatkan bahwa menahan tindakan setelah ancaman berulang bisa dianggap sebagai “kelemahan” Trump, menurut Ynet. Pada saat yang sama, mereka menilai bahwa jika AS menyerang Iran, Tehran kemungkinan akan membalas dendam terhadap Israel, yang berpotensi memicu konfrontasi regional yang lebih luas.
Washington menegaskan bahwa tidak berusaha mengganggu stabilitas Iran atau mengulangi kolaps, sementara pemimpin Iran menegaskan bahwa program nuklir mereka bersifat damai dan mengatakan bahwa percakapan melalui perantara sedang berlangsung.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
