Jakarta Terapkan Sanksi Denda di PSBB Transisi, Epidemiolog: Bagus Karena Bisa Efektif

https: img.okezone.com content 2020 10 13 338 2293207 jakarta-terapkan-sanksi-denda-di-psbb-transisi-epidemiolog-bagus-karena-bisa-efektif-LCuVG4iyB4.jpg

JAKARTA – Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai upaya denda progresif kepada para pelaku usaha, yang tak menerapkan protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) transisi, adalah sebuah langkah yang tepat.

“Ya itu bagus saja, karena bisa efektif membuat orang jadi takut,“ kata Dicky saat dihubungi Okezone di Jakarta, Rabu (13/10/2020).

 Baca juga:

Hari Kedua PSBB Transisi, Tak Ada Lonjakan Penumpang KRL di Stasiun Bekasi

 Belum Ada Penerapan Ganjil-Genap di PSBB Transisi   

Menurut Dicky, adanya sanksi denda progresif tersebut bisa berjalan efektif dan menekankan angka Covid-19 di Indonesia. Namun dengan catatan penerapan sanksi harus tegas di lapangan.

“Tentu monitoring juga harus ketat dan sekali lagi untuk saat ini aturan tidak boleh juga pilih-pilih,” tegasnya.

 

Selain itu, Dicky menerangkan bahwa sosialisasi sanksi denda progresif haruslah tetap. Dengan begitu aturan dapat dipahami secara detail dan benar oleh para pelaku usaha.

“Tapi sosialisasinya eksternal dan internal harus dipastikan, selain memastikan aturan itu detail dan benar,” tukasnya.

Pemprov DKI Jakarta menerapkan denda progresif kepada para pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan, saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, yang dimulai hari ini, Senin 12 Oktober 2020.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerbitkan Pergub Nomor 101 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19.

Pelaku usaha dikenakan denda progresif, jika telah berulangkali melakukan kesalahan hingga denda mencapai 3 kali lipat atau sebesar Rp150 juta.

1
2

  • #Covid-19
  • # Covid-19 di Jakarta
  • #Pemprov DKI Jakarta
  • #PSBB Transisi Jakarta
  • #Jakarta PSBB Transisi

Next Post

PSBB Transisi Bioskop Dibuka, Epidemiolog: Rentan Jadi Klaster

Rab Okt 14 , 2020
JAKARTA – Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbolehkan bioskop kembali beroperasi, dengan protokol kesehatan Covid-19. Terkait hal itu Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan dibukanya bioskop di masa PSBB transisi sangat rentan menjadikan sebuah klaster baru. “Sangat rentan (menjadi klaster Covid-19),”kata Dicky […]