Jakarta PSBB Transisi, Epidemiolog: Harusnya Cek Dulu Pengaruh Demo terhadap Angka Covid-19

https: img.okezone.com content 2020 10 12 338 2292025 jakarta-psbb-transisi-epidemiolog-harusnya-cek-dulu-pengaruh-demo-terhadap-angka-covid-19-z9xPxPktZL.jpg

JAKARTA – Kepala Departemen Epidemiologi FKM Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko Wahyono menyayangkan langkah Pemprov DKI Jakarta yang kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

“Menurut saya salah DKI-nya, seolah-olah sudah mau masuk ke normal begitu,” kata Miko saat dihubungi Okezone, Senin (12/10/2020).

Miko menilai, seharusnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperhitungkan terlebih dahulu dampak aksi demonstrasi terkait pengesahan Omibus Law RUU Cipta Kerja. 

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

“Padahal belum melihat dampak demo  (RUU Cipta Kerja) dan kapasitasnya juga belum dijelaskan, apakah kapasitas rumah sakit sudah berkurang atau apakah masih penuh,” jelasnya.

Di lain sisi, kebijakan rem darurat dengan PSBB ketat juga dianggapnya tidak berhasil. Pasalnya, angka penularan Covid-19 masih tetap tinggi di Ibu Kota.

Baca juga: PSBB Transisi Jakarta : Taman Dibuka Kembali, Tempat Ibadah Harus Data Pengunjung

Lantas, apa saran Miko? Menurutnya DKI bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL), sebelum memutuskan kembali mengambil kebijakan PSBB transisi. 

“PSBB (yang) kedua saja menunjukkan partisipasi masyarakat yang kacau. Artinya tidak patuh terhadap protokol kesehatan atau tetap aja begitu-begitu walaupum positivity rate turun,” ujarnya. 

Miko menerangkan, turunnya positivity rate bukan berarti penularan kasus corona di Ibu Kota menurun. Menurut dia, positivity rate turun bisa diakibatkan karena kontak erat dilakukan di daerah yang tidak padat penduduk.

“Harusnya DKI sabar dulu, menunggu dampak demo, sepekan lagi menunggu keputusannya mau diapain selanjutnya. Dengan data yang lebih lengkap sambil melihat efek demo karena seolah-seolah orang DKI enggak demo. Padahal banyak yang demo di Jakarta,” ucapnya.

1
2

  • #Epidemiolog
  • #PSBB Transisi Jakarta
  • # PSBB Transisi
  • #Covid-19
  • #Demo UU Cipta Kerja

Next Post

Pakar Kesehatan Sebut PSBB Transisi Tak Efektif di Jakarta, Ini Alasannya

Sen Okt 12 , 2020
JAKARTA – Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra menilai, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi tak efektif diterapkan di DKI Jakarta. “PSBB transisi sebenarnya tidak efektif di DKI. PSBB yang optimal (ketat) saja sebenarnya kurang efektif,” kata Hermawan kepada Okezone, Senin (12/10/2020). Dia beralasan, PSBB transisi […]