Ini Strategi Pemkot Bogor Cegah Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang

https: img.okezone.com content 2020 10 23 338 2298104 ini-strategi-pemkot-bogor-cegah-penyebaran-covid-19-saat-libur-panjang-nTzk6dqEjK.jpg

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengantispasi lonjakan wisatawan yang berlibur saat masa cuti bersama, 28 Oktober hingga 1 November 2020. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, terutama bagi wisatawan.

“Sesuai arahan Menko Polhukam (Mahfud MD), agar setiap kepala daerah mengantisipasi cuti bersama,” kata Wakil Wali Kota Bogor, A Dedie Rachim usai mengikuti Rakor Persiapan Libur Panjang di Balai Kota Bogor secara daring, Kamis (22/10/2020).

Ada kemungkinan, sebagian masyarakat akan memanfaatkan cuti bersama ini lebih awal. Untuk itu, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah mengantisipasi perjalanan masyarakat ke tempat wisata. 

“Koordinasi TNI, Polri dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bisa sedapat mungkin menekan potensi penularan Covid-19,” tambah Dedie.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini menambahkan, bersama TNI-Polri, pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di beberapa titik rawan penyebaran, terutama tempat berkumpulnya massa.

Baca juga: Ridwan Kamil Khawatir Libur Panjang Berdampak pada Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar

Selain itu, pihaknya juga akan mengikuti  arahan dari Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Doni Monardo, agar sebelum dan sesudah cuti bersama dilakukan rapid atau swab test.

“Ini agar potensi menularnya Covid-19 seperti yang terjadi pasca-Idul Fitri tidak terjadi,” tegas Dedie.

Di sisi lain, Pemkot Bogor tidak akan melarang ataupun membubarkan kegiatan masyarakat saat waktu cuti bersama. Namun, jika memungkinkan masyarakat dihimbau untuk liburan sehat di rumah masing-masinh.

“Kami dukung arahan dari pemerintah pusat dan semoga tidak ada peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor,” ujarnya. 

1
2

  • #Dedie Rachim
  • #Covid-19
  • #Libur Panjang saat Pandemi
  • #Cuti bersama
  • #Libur Panjang
  • #Wisata Puncak Bogor
  • #puncak bogor

Next Post

Kepala BP2MI Sidak Tes Calon PMI ke Korea, Temukan Pungutan Liar RP 50 Juta

Jum Okt 23 , 2020
Jakarta – Kepala BP2MI Benny Rhamdani meninjau ujian CBT dan skill tes Korea yang dilaksanakan di UPT BP2MI Jakarta. Di sana, dia menyampaikan, ada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memungut overcharging atau biaya lebih kepada pekerja migran Indonesia (PMI) senilai Rp 50 juta. “Ini pemerasan kepada PMI, ini […]