Ini Alasan Satgas Covid-19 Berikan Masker di Pernikahan Anak Habib Rizieq

https: img.okezone.com content 2020 11 15 337 2309748 ini-alasan-satgas-covid-19-berikan-masker-di-pernikahan-anak-habib-rizieq-zneEBsYBQj.jpg

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pusat memberikan bantuan berupa masker kain, masker medis dan handsanitizer kepada satgas yang mengelola atau panitia kegiatan Maulid Nabi serta panitia perayaan pernikahan putri Rizieq Shihab.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapan, pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah Satgas Penanganan Covid-19 melihat tidak adanya penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan yang melibatkan Rizieq Shihab.

“Setelah beberapa hari terakhir, kita menyaksikan sejumlah aktivitas yang dihadiri oleh Habib Rizieq Shihab. Banyak sekali masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, tidak menjaga jarak dan banyak yang tidak menggunakan masker. Dan ini yang sangat kita sayangkan,” kata Doni dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (15/11/2020).

Baca Juga:  Face Shield” href=”https://nasional.okezone.com/read/2020/11/14/337/2309697/protokol-kesehatan-disorot-habib-rizieq-pakai-masker-dan-face-shield”>Protokol Kesehatan Disorot, Habib Rizieq Pakai Masker dan Face Shield

Di samping itu, Doni juga menekankan bahwa sebelumnya setiap pakar dan pimpinan, baik di tingkat pusat maupun setiap daerah telah mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Setiap pakar epidemiologis, pakar kesehatan masyarakat dan seluruh pimpinan baik di tingkat nasional dan juga di tingkat daerah selalu mengingatkan tentang bagaimana kita harus patuh kepada protokol kesehatan,” ujar Doni.

Jamaah Maulid Nabi dan pernikahaan anak Habib Rizieq 

Lebih lanjut, Doni juga mengingatkan bahwa Covid-19 dapat menjadi mesin pembunuh bagi mereka yang masuk dalam kategori usia lanjut, maupun mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas.

“Mungkin bagi mereka yang usia muda, sehat apabila terpapar Covid-19 relatif bisa sembuh dalam waktu yang tidak lama. Namun, pengalaman kita selama ini, ketika yang terpapar itu lansia dan penderita komorbid maka risikonya sangat fatal. Saya ulangi lagi sangat fatal,” ucap Doni.

Sebagaimana data Satgas Penanganan Covid-19, bahwa terdapat tren kasus klaster keluarga yang meningkat dari orang tanpa gejala yang menulari keluarganya di rumah sehingga akhirnya berujung fatal. Sehingga hal ini perlu diantisipasi agar ke depannya tidak terjadi hal serupa.

“Tidak sedikit saudara-saudara kita yang kelompok rentan, yaitu lansia dan penderita komorbid ini akhirnya wafat, akhirnya meninggal dunia. Karena tertular dari keluarga yang tidak ada gejala,” ucap Doni.

Baca Juga:  Sah! Putri Habib Rizieq Najwa Shihab Dipersunting Irfan Alaydrus

Selanjutnya, Doni juga menjelaskan bahwa pemberian bantuan tersebut adalah dilakukan untuk menegakkan aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 secara luas, dengan menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap, bantuan tersebut kemudian dapat digunakan sebagaimana mestinya sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah.

“Oleh karenanya pemberian bantuan berupa masker dan juga handsanitizer kepada panitia bukan hanya untuk menegakkan protokol kesehatan di lingkungan tersebut, tetapi juga bagian dari upaya untuk mengajak seluruh komponen yang ada di sekitarnya mau menggunakan masker,” ujar Doni.

(Ari)

  • #Satgas Covid-19
  • #Protokol Kesehatan
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #rizieq shihab
  • #habib rizieq

Next Post

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sadis di Bandung yang Viral

Ming Nov 15 , 2020
BANDUNG – Pelaku yang mengeroyok secara sadis terhadap seorang pria di Griya Bandung Indah, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah ditangkap. Saat ini, para pelaku diperiksa intensif personel Satreskrim Polresta Bandung. Kapolresta Bandung AKBP Hendra Kurniawan mengatakan, para pelaku telah berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polresta Bandung […]