Indonesia yang Menakjubkan Kembali untuk Bertemu Semua Pengembara India

(SeaPRwire) –   JAKARTA, Indonesia, 5 Februari 2024 — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) kembali menyambut India melalui partisipasinya di Outbound Travel Mart (OTM) pada 8-10 Februari 2024 di Jio World Convention Centre, Mumbai. Pavilion, di Hall 2 Booth K100, menampilkan candi Borobudur yang megah, candi Prambanan, dan dekorasi tradisional Jawa. Memperkuat pavilion adalah tema “Keep the Wonder” sebagai konsistensi Indonesia untuk mempromosikan keajaiban 5 Destinasi Super Prioritas.

Undangan untuk semua wisatawan India untuk mengalami "Miniatur Indonesia" melalui Pavilion Wonderful Indonesia di OTM 2024
Undangan untuk semua wisatawan India untuk mengalami “Miniatur Indonesia” melalui Pavilion Wonderful Indonesia di OTM 2024

Pavilion akan memperkenalkan 25 perusahaan perjalanan dan perhotelan Indonesia masing-masing terdiri dari agen perjalanan / operator wisata, DMC, hotel, restoran, dan daya tarik wisata. Marriott Indonesia dan Atlas Beach Club akan berpartisipasi serta mitra resmi dari “Wonderful Indonesia”.

India adalah salah satu pasar potensial bagi Indonesia. Jumlah wisatawan India yang mengunjungi Indonesia mencapai 606.439 pada tahun 2023, dengan pertumbuhan sebesar 125,8% dari tahun sebelumnya. India menempati peringkat 6 sebagai jumlah wisatawan mancanegara tertinggi yang mengunjungi Indonesia dan peringkat 2 di Bali pada tahun 2023.

Mempromosikan pariwisata hijau di Indonesia akan menjadi salah satu program unggulan pada tahun 2024. Kemenparekraf juga bekerja sama dengan industri kreatif Indonesia Dus Duk Duk dalam pembangunan dekorasi titik fokus dengan bahan ramah lingkungan. Dekorasi seperti stupa candi Borobudur, gerbang candi Prambanan, dan Gunungan Jawa dibuat 100% dari kardus daur ulang untuk menunjukkan komitmen dalam mempromosikan pariwisata berkelanjutan.

Ni Made Ayu Marthini, Wakil Menteri Pemasaran Kemenparekraf mengatakan Indonesia, khususnya Bali, telah menjadi top of mind bagi wisatawan India untuk segmen keluarga, bulan madu, pernikahan, MICE dan mewah. Jadi, selain itu, Kemenparekraf sedang mempromosikan destinasi Indonesia lainnya kepada wisatawan India dan menawarkan destinasi-destinasi ini sebagai lokasi syuting untuk industri film India.

“Kami tahu bahwa industri film India sangat besar, dan Indonesia memiliki berbagai destinasi dengan lanskap yang indah dan budaya yang unik yang akan sangat menarik untuk ditampilkan untuk penonton film India. Kami baru-baru ini meluncurkan platform ekosistem lokasi syuting bernama Indonesia Film Facilitation (IFFa) , sebagai akses yang nyaman bagi para pembuat film internasional untuk berbagai lokasi syuting indah di Indonesia. Mempromosikan destinasi melalui film dapat memperkenalkan lebih banyak destinasi pariwisata Indonesia dan mendorong lebih banyak wisatawan India untuk mengunjungi Indonesia.”

Untuk informasi lebih lanjut tentang Wonderful Indonesia di OTM 2024, kunjungi .

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. 

Next Post

Bitera: Pusat Data Teraman di Jakarta Siap Beroperasi

Sen Feb 5 , 2024
(SeaPRwire) –   JAKARTA, Indonesia, 5 Februari 2024 — Bitera, pusat data mutakhir di Indonesia yang berlokasi di area Kuningan, distrik bisnis pusat Jakarta dan titik pertukaran internet utama, telah mengumumkan kesiapan operasionalnya. Pada Januari 2024, Bitera berhasil menyelesaikan uji komisioning Level 5, yang dikenal sebagai Pengujian Sistem Terpadu, yang dilakukan […]