Hari Ini Polda Metro Gelar Rekonstruksi Penembakan Bos Pelayaran di Jakut

https: img.okezone.com content 2020 08 25 338 2266872 hari-ini-polda-metro-gelar-rekonstruksi-penembakan-bos-pelayaran-di-jakut-2BUJILmWVP.jpg

JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Sugianto (51) pengusaha pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Polisi pun bakal menggelar rekonstruksi kasus penembakan di tempat kejadian perkara (TKP) hari ini.

“Iya benar hari ini rekonstruksi kasus di TKP,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Berdasarkan undangan yang beredar rekonstruksi dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan apel kesiapan di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya sebanyak 12 orang terlibat dalam kasus penembakan Sugianto, bos perusahaan pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara beberapa waktu lalu. Adapun pelaku memiliki perannya yang berbeda-beda dalam beraksi.

“Jadi ada 12 orang yang ditangkap terkait kasus penembakan di Kelapa Gading itu. Mereka ini satu jaringan atau satu kelompok dalam kasus pembunuhan tersebut,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana pada wartawan, Senin 24 Agustus 2020.

Menurutnya, 12 orang itu memiliki perannya masing-masing dalam kasus pembunuhan itu, yakni NL (34) dan suami sirihnya, R alias MM (42) merupakan otak pembunuhan tersebut. Lalu, DW (45), R (52), dan RS (45) selaku perencana pembunuhan bersama NL dan R alias MM.

Setelah itu, eksekutor pembunuhan yang menembak korban dengan senjata api berinisial DM (50) bersama SY (58) selaku joki. Lalu, S (20) dan MR (25) berperan mengantarkan serta menyerahkan senjata api. Lalu, AJ (56) selaku orang yang menyiapkan senjata api dan mengajarkan eskekutor DM cara menembak, SP (57) selaku perantara senjata api, dan TH (64) selaku pemilik senjata api yang menjual senjata itu ke AJ melalui perantara SP.

“Para pelaku ditangkap pada 21 Agusutus 2020 kemarin di tempat berbeda-beda, 8 orang ditangkap di Lampung, 1 orang di Cibubur, 2 orang di Surabaya, dan 1 orang ditangkap di Pondok Kelapa, Jakarta Timur,” tuturnya.

Polisi menyita berbagai macam barang bukti, diantaranya satu pucuk senjata api Browning Arms Company dengan nomor seri NM01548, amunisi merk Fiochi kaliber 380 Auto sejumlah 43 butir dan 2 butir peluru kaliber 38 rev, motor yang dipakai saat mengeksekusi korban, dua mobil, handphone, jaket dan helm ojol, serta dokumen, termasuk surat teguran dari dinas perpajakan.

Baca Juga : Motif Penembakan Bos Perusahaan Pelayaran di Kelapa Gading, Pelaku Pernah Dilecehkan Korban

“Para tersangka dijerat pasal berlapis, pasal 340 KUHP, sub pasal 338, dan UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau selama waktu tertentu, maksimal 20 tahun penjara,” tuturnya.

Baca Juga : Ini Peran 12 Orang yang Ditangkap Terkait Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

1
2

  • #Polda Metro Jaya
  • #Mayat di Kelapa Gading
  • #Kelapa Gading
  • #penembakan
  • #Penembakan di Kelapa Gading
  • #Pelaku Penembakan Pengusaha Pelayaran

Next Post

Bareskrim Polri Kebut Pemberkasan Kasus TPPO di Venesia BSD

Sel Agu 25 , 2020
JAKARTA – Penyidik Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri terus bergerak cepat melakukan pemberkasan terhadap enam tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di tempat karaoke Venesia BSD, Tangerang Selatan, Banten. Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes John W Hutagalung menjelaskan, saat ini penyidik terus […]