Hari Ini PA 212 Akan Gelar Demo di Depan Istana Negara

https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292616 hari-ini-pa-212-akan-gelar-demo-di-depan-istana-negara-Jy1ws8aXf7.jpg

JAKARTA – Tiga ormas besar yang termasuk Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yaitu Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama, akan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara pada hari ini, Selasa (13/10/2020).

Adapun mereka akan melakukan unjuk rasa untuk menyuarakan aspirasi penolakannya terhadap Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif mengatakan, aksi demonstransi di depan Istana Negara akan dilakukan pada pukul 13.00 WIB.

“Dimulai pukul 13.00 WIB,” kata Slamet saat dihubungi, Selasa (13/10/2020).

 Baca juga:

 Ricuh Demo UU Ciptaker, Prabowo Sebut Ada yang Ingin Ciptakan Kekacauan   

Polisi Tangkap 10 Pelaku Perusakan Gedung ESDM saat Demo Tolak UU Cipta Kerja   

Polda Metro Jaya Tetapkan 43 Tersangka Terkait Demo Anarkis Omnibus Law

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Sekertaris Jendral PA 212, Novel Bamukmin menyatakan, aksi di depan Istana Negara akan diikuti oleh 10.000 massa.

“Untuk Jakarta diperkirakan kurang lebih 10.000-an,” jelasnya.

Novel menyatakan, bahwa aksi ini juga dilakukan di beragam daerah. Namun dengan situasi dan kondisi di daerah tersebut.

“Aksi ini dilaksanakan di daerah masing -masing, adapun jumlah masa tergantung dari sikon daerahnya masing-masing,” pungkas Novel.

 

(wal)

1
1

  • #Demo Tolak Omnibus Law
  • #Demo RUU Ciptaker
  • #Demo di Jakarta
  • #Demo Tolak UU Ciptaker
  • #Ketua PA 212 Slamet Maarif
  • #Demo PA 212

Next Post

Denda Progresif PSBB Transisi di Jakarta Dinilai Tak Efektif

Sel Okt 13 , 2020
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan denda progresif, kepada para pelaku usaha yang tak menerapkan protokol kesehatan, di masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) transisi. Mengenai hal tersebut, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, denda progresif yang sebagaimana diterapkan Pemprov DKI dianggap tak bakal menciptakan […]