Hari Ini, Djoko Tjandra Hadapi Vonis Kasus Surat Jalan Palsu

https: img.okezone.com content 2020 12 22 337 2331802 hari-ini-djoko-tjandra-hadapi-vonis-kasus-surat-jalan-palsu-8YOTSJJ4uK.jpg

JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) mengagendakan sidang putusan atau vonis terhadap terdakwa Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra), hari ini, Selasa (22/12/2020). Djoko Tjandra bakal menghadapi vonis terkait kasus surat jalan dan dokumen palsu.

“Ya benar hari ini agenda sidang putusan kasus surat jalan palsu di PN Jaktim. Rencana jam 10 kaya biasanya,” kata Pengacara Djoko Tjandra, Soesilo Aribowo saat dikonfirmasi MNC Media, Selasa (22/12/2020).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kepada majelis hakim agar terdakwa Djoko Tjandra dijatuhkan hukuman dua tahun penjara. Jaksa meyakini Djoko Tjandra bersalah karena memalsukan surat jalan, surat bebas corona (Covid-19), serta surat rekomendasi kesehatan.

Adapun, alasan jaksa menuntut Djoko Tjandra dengan pidana dua penjara karena pertimbangan hal-hal yang memberatkan maupun meringankan. Hal yang memberatkan yakni, terdakwa berbelit-belit dan tidak berterus terang dalam memberikan keterangan. Sedangkan yang meringankan, Jaksa menilai Djoko Tjandra telah berusia lanjut.

Baca juga: Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Surat Jalan Palsu

Dalam perkara ini, Djoko Tjandra didakwa bersama-sama dengan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo dan Advokat Anita Dewi Anggraeni Kolopaking telah memalsukan  beberapa surat dan dokumen untuk kepentingan pelarian Djoko Tjandra.

Djoko Tjandra sendiri merupakan terpidana kasus “cessie” Bank Bali berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung 11 Juni 2009 yang dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun dan denda Rp15 juta subsider 3 bulan. Namun ia melarikan diri sehingga sejak 17 Juni 2009 ditetapkan status buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Jenderal Imigrasi dan daftar Interpol Red Notice.

Atas perbuatanya, Djoko Tjandra dituntut oleh JPU melanggar melanggar Pasal 263 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP dan Pasal 263 Ayat (2) KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

1
2

  • #Vonis Djoko Tjandra
  • #Sidang Djoko Tjandra
  • #Red Notice Djoko Tjandra
  • #Djoko Tjandra

Next Post

Isu Reshuffle Kabinet Jokowi Kian Santer, Istana Minta Publik Bersabar

Sel Des 22 , 2020
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan segera mengumumkan reshuffle kabinet. Kabar yang beredar, Jokowi memperkenalkan calon menteri baru hari ini, Selasa 22 Desember 2020. Reshuffle kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin santer terdengar setelah dua menterinya terjerat dugaan praktik korupsi. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta agar […]