Habib Rizieq Tak Main-Main Serukan Revolusi Akhlak

https: img.okezone.com content 2020 11 15 337 2309758 habib-rizieq-tak-main-main-serukan-revolusi-akhlak-UIWI8kuJAC.jpg

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab mengancam akan melakukan jihad fisabilillah apabila cita-cita dari revolusi akhlak ditolak oleh Pemerintah Indonesia. Pernyataan Rizieq ini menyangkut soal penolakan rekonsiliasi yang ditawarkan sebagai revolusi akhlak oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

“Tapi kalau mereka tak mau terus dzalim menindas rakyat, rusak bangsa dan negara, kriminalisasi ulama maka apa boleh buat dari revolusi akhlak jadi jihad fisabililah. Siap jihad?, Takbir,” kata Rizieq dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2020) dini hari.

Baca Juga:  Gue Bukan Kue Apem” href=”https://nasional.okezone.com/read/2020/11/15/337/2309746/soal-rekonsiliasi-habib-rizieq-gue-bukan-kue-apem”>Soal Rekonsiliasi, Habib Rizieq: Gue Bukan Kue Apem

Rizieq menuturkan, Nabi Muhammad SAW dalam perang melawan kafir di medan perang pun terlebih dahulu mengajak untuk berdialog untuk kembali ke jalan yang benar. Atas dasar itu, kata Rizieq, yang menjadi alasannya menyampaikan membuka pintu dialog kepada Pemerintah.

“Jangankan revolusi akhlak dalam perang saja Nabi tidak melupakan akhlak, lihat perang Nabi kita mengajarkan sahabatnya manakala ada dua pasukan di setiap medan tempur antara pasukan Islam dan kafir maka panglima Islam menawarkan Islam pada musuh kalau mereka terima enggak, boleh lanjut perang,” ujar Rizieq.

Maulid Nabi  

Rizieq melanjutkan, tapi jangan lupa di medan perang setelah Nabi dialog namun musuh tidak mau damai. Maka Nabi sejengkal pun tidak akan pernah mundur.

“Begitu juga revolusi akhlak. Kami tawarkan dialog, tanpa pertumpahan darah. Kami tawarkan dialog kami gamau perang, rekonsiliasi gamau tumpahkan darah, tapi ingat tidak ada damai dengan kedzaliman,” ucap Rizieq.

Rizieq menyebut, revolusi akhlak adalah ajaran Nabi Muhammad SAW yang dilakukan tanpa adanya kekerasan dan pertumpahan darah sedikitpun.

“Malam ini ngerti tidak revolusi akhlak, jadi revolusi akhlak menawarkan dialog damai rekonsiliasi, bagus tidak? Tapi tak ada damai dengan kedzaliman,” ucap Rizieq.

“Tapi kalau ditawarkan dialog rekonsiliasi mereka congkak, angkuh, sombong demi Allah ulama tak mundur lawan jihad kedzaliman,” imbuhnya.

Baca Juga:  Singgung Omnibus Law, Habib Rizieq: Bikin Undang-Undang Apa Kuitansi Warkop?

Moeldoko sebelumnya mengatakan, saat kedatangan Rizieq di Indonesia, aparat justru melakukan pengawalan dengan baik meskipun prosesi penyambutan itu mengganggu jalan.

“Buktinya pulang nggak ada masalah kok. Apakah kita mencegat, nggak. Aparat keamanan justru kita wanti-wanti, kawal dengan baik, jangan diganggu walaupun mereka sendiri yang menganggu, menganggu jalan maksudnya, menganggu publik,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 12 November 2020. 

Oleh karena itu dia menegaskan, bahwa pemerintah tak punya masalah dengan Habib Rizieq. Sehingga, tidak perlu ada hal yang direkonsiliasikan. “Menurut saya, apa yang direkonsiliasi dengan Pak Habib Rizieq? Kita tidak ada masalah,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Imam Besar FPI Rizieq Shihab bersedia membuka pintu rekonsiliasi dengan pemerintah. Asalkan, pemerintah menghentikan tindakan semena-mena yang di antaranya mengkriminalisasi ulama, mengkriminalisasi aktivis dan lain sebagainya.

(Ari)

  • #Revolusi Akhlak
  • #Maulid Nabi
  • #FPI
  • #habib rizieq

Next Post

Ini Alasan Satgas Covid-19 Berikan Masker di Pernikahan Anak Habib Rizieq

Ming Nov 15 , 2020
JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pusat memberikan bantuan berupa masker kain, masker medis dan handsanitizer kepada satgas yang mengelola atau panitia kegiatan Maulid Nabi serta panitia perayaan pernikahan putri Rizieq Shihab. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapan, pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah Satgas Penanganan Covid-19 […]