Habib Rizieq Kembali Dijerat Kasus Chat Mesum, Ini Ancaman Hukumannya

https: img.okezone.com content 2020 12 30 337 2336036 habib-rizieq-kembali-dijerat-kasus-chat-mesum-ini-ancaman-hukumannya-pR2blMNEu5.jpg

JAKARTA – Habib Rizieq kembali dijerat kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein yang sejatinya sudah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Di kasus yang terjadi pada 2017 itu, Habib Rizieq dikenakan Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Selain itu, ada juga pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun, belakangan kasus itu disetop alias di SP3 oleh polisi.

Ancaman pidana yang mengancam Pasal 4 dipidana dengan pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.

Sementara Pasal 6, dipidana dengan penjara paling lama empat tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar. Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

Baca Juga : SP3 Dicabut, Kasus “Balada Cinta Rizieq” Berlanjut

Menurut Kuasa Hukum Front Pembel Islam (FPI) Aziz Yanuar, Habib Rizieq belum mengetahui berlanjutkan kasus chat mesum lantaran kini mendekam di penjara atas kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Petamburan.

Aziz menyebut, pihaknya masih akan berdiskusi untuk melakukan upaya hukum demi membatalkan ketukan palu hakim tersebut.

“Nanti kami diskusikan dulu dengan prinsipal,” ujar Aziz saat dikonfirmasi Okezone.

(aky)

Lihat juga:
Kumpulan Berita Trending dan Viral di Sini
  • #SP3 Habib Rizieq
  • #Kasus Chat Mesum Habib Rizieq
  • #habib rizieq

Next Post

Satgas Covid-19 Pastikan Pencegahan Varian Baru Corona Sesuai Rekomendasi WHO

Rab Des 30 , 2020
JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 memastikan bahwa pencegahan varian baru virus corona yang salah satunya adalah menutup sementara akses masuk warga negara asing (WNA) ke Indonesia, mulai 1 sampai 14 Januari 2021 atau selama dua pekan, sesuai dengan rekomendasi WHO. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, hal itu […]