Habib Rizieq Butuh Satu Minggu Putuskan Banding atau Tidak

JAKARTA – Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar menyebut hingga saat ini masih belum memutuskan langkah hukum apa yang akan diambil setelah vonis Habib Rizieq Shihab. Aziz menyebut menunggu waktu lamanya satu minggu untuk mengajukan banding atau tidak.

“Bahwa HRS dan penasihat hukum masih dalam posisi mempertimbangkan banding atau tidak dalam satu pekan ini,” kata Aziz dalam keterangan tertulis, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga:  Deretan Fakta Terkait Vonis Penjara Habib Rizieq

Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan penggalangan dana. Dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Megamendung pihak keluarga sendiri yang akan membayar putusan yang telah berkekuatan hukum tersebut.

“Dalam putusan kasus Megamendung yang dijatuhkan pidana 20 juta sudah incrkht dan HRS akan menjalankan putusan tersebut. Maka hal tersebut sudah ditangani dengan baik sehingga tidka perlu dikhawatirkan lagi,” pungkasnya.

Habib dan kawan-kawan (dkk) sebelumnya divonis 8 bulan penjara. Habib Rizieq dkk dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran terkait kerumunan di Petamburan yang dianggap melanggar aturan mengenai pandemi Covid-19 terkait acara Maulid Nabi Muhammad SAW-pernikahan putrinya.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana,” ujar hakim ketua Suparman Nyompa, saat membacakan surat putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Baca Juga:  Kuasa Hukum: Tidak Seharusnya Kasus Prokes Dipidana tapi Kami Hormati Putusan Hakim

Habib Rizieq dkk dinyatakan bersalah melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal tersebut merupakan dakwaan alternatif ketiga.

(Ari)

  • #Kerumunan
  • #Habib Rizieq Divonis
  • #Sidang Habib Rizieq
  • #habib rizieq

Next Post

Jukir Bertato Temukan Segepok Uang, Sempat Diumumkan Lalu Disumbangkan untuk Palestina

Jum Mei 28 , 2021
SOLO – Raharjo (42) akrab dipanggil Pino, warga Mangkubumen, Banjarsari, Solo, sudah tujuh tahun menjadi juru parkir atau jukir di kawasan Jl. Yosodipuro, Solo. Tapi Bulan Mei tahun ini menjadi kenangan tersendiri bagi jukir di Solo yang juga bapak satu anak itu. Pada 12 Mei 2021 lalu, ia menemukan uang […]