Gelar Aksi Damai, Pelajar: Jangan Provokasi Kami!

https: img.okezone.com content 2020 10 20 512 2296296 gelar-aksi-dama-pelajar-jangan-provokasi-kami-XRch8sv9P6.jpg

SEMARANG – Puluhan siswa SMK di Semarang menggelar aksi damai, di depan Kantor Gubernur Jateng, Senin (19/10/2020). Mereka menolak keras demo anarkis dan provokasi terhadap pelajar untuk terlibat dalam demo.

Para siswa SMK yang terdiri dari SMK 4 dan 10 Semarang, memulai aksi dengan longmarch dari Taman Indonesia Kaya. Mereka kemudian menyusur Jalan Pahlawan dan berhenti di depan Kantor Gubernur Jateng.

Di depan Kantor Gubernur Jateng, para siswa bergantian melakukan aksi. Mulai dari Drum Coprs SMK 10, tari gerakan cuci tangan dan rebana dari SMK 4 Semarang.

Siswi SMK 10, Delisya, menegaskan dirinya sama sekali tak setuju dengan aksi anarki dalam demo yang melibatkan pelajar. Delisya menyayangkan, pihak-pihak yang telah memprovokasi.

“Saya prihatin dengan para pelajar yang diprovokasi ikut demo. Seharusnya pelajar bisa menggunakan cara yang lebih cerdas lagi seperti ini,” ucap Delisya.

Senada dengan Delisya, siswa kelas XII SMK 10 Semarang, Irvan Rizki juga menolak keras provokasi terhadap pelajar untuk ikut serta dalam aksi anarkis. Sebab, tak hanya merusak fasilitas umum tetapi juga merugikan mereka sendiri.

“Kami enggak mau nama SMK akhirnya jadi jelek karena pelajarnya terprovokasi ikut demo,” katanya.

Baca Juga : Nyanyi Tanpa Masker Jadi Viral, Ganjar Tegur Wali Kota Semarang

Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sudarto, secara tegas menolak aksi anarki dan provokasi terhadap siswa atau pelajar. Sudarto sebagai anggota Komite Seklolah sekaligus wali murid menyesalkan aksi demo yang ternyata melibatkan banyak siswa.

“Tolong jangan provokasi anak-anak kami, anak kami ingin berprestasi, jangan bunuh anak-anak kami,” tegas Sudarto dalam orasinya.

(aky)

  • #Demo UU Ciptaker
  • #pelajar
  • #Demo Pelajar
  • #Demonstrasi

Next Post

Jaga Jakarta Tetap Kondusif, Ormas di DKI Deklarasi Tolak Aksi Anarkis

Sel Okt 20 , 2020
Jakarta – TNI-Polri bersama organisasi masyarakat (ormas) di DKI Jakarta menggelar apel deklarasi menolak segala bentuk tindakan anarkisme. Deklarasi itu bertujuan untuk menjaga agar Jakarta tetap kondusif. Apel yang digelar pada Senin (19/10/2020) di Lapangan Ahmad Yani Kebayoran Lama, Jaksel. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Jaksel, Kombes Budi Sartono, dan […]