Gara-Gara Darurat Covid-19 Slovakia, Pencuri Coklat Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

https: img.okezone.com content 2020 12 14 18 2327510 gara-gara-darurat-covid-19-slovakia-pencuri-coklat-terancam-hukuman-10-tahun-penjara-qAOeKg9ftD.jpg

BRATISLAVA – Seorang pria yang mencuri dua batang cokelat dari sebuah toko di Slovakia terancam dipenjara selama 10 tahun karena keadaan darurat Covid-19. Kisah yang dialami pria dari barat laut Slovakia itu dilaporkan pekan ini, dan saudara perempuannya telah meminta Presiden Zuzana Caputova untuk campur tangan dalam kasus tersebut.

“Hukuman sepuluh tahun untuk beberapa coklat tidak dapat dibayangkan. Situasi hari ini sangat sulit dan orang-orang memiliki kehidupan yang keras seperti sekarang ini, ”katanya sebagaimana dilansir RT, Selasa (15/12/2020). .

BACA JUGA: Pasien Covid-19 Ini Rela Menunggu 19 Jam demi Dapatkan Kamar Tidur RS

Dia menambahkan bahwa meski menyadari bahwa mencuri adalah tindakan buruk, hukuman yang dijatuhkan pada saudaranya sangat kejam dan bencana bagi keluarga.

Biasanya pencurian kecil-kecilan seperti ini akan mengakibatkan hukuman penjara maksimal dua tahun bagi pelakunya. Namun Slowakia saat ini hidup di bawah undang-undang darurat karena epidemi Covid-19, sehingga hukuman untuk beberapa kejahatan, termasuk pencurian, jauh lebih tinggi daripada biasanya.

Dalam sebuah contoh lain, baru-baru ini seorang pria tunawisma kedapatan mencoba mencuri hamburger dari sebuah toko di Kota Zilina. Karena dia telah beberapa kali melakukan pengutilan seperti rokok, dan minuman, dia dianggap sebagai pelanggar berulang dan dapat dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

BACA JUGA: Setelah 51 Tahun, Pesan Kode Pembunuh Misterius Zodiak Akhirnya Dipecahkan

Hukuman yang lebih ketat dimaksudkan untuk menjaga ketertiban umum pada saat tekanan nasional yang besar, seperti pada masa perang. Banyak orang mempertanyakan apakah mereka cocok selama masa penyakit yang parah tetapi dapat dikendalikan.

“Kirimkan saya nomor rekening dan saya akan membayar hamburger sialan itu,” kata seorang warganet yang berkomentar, menyebutnya hukuman tersebut tidak masuk akal.

Komentar lain dengan sinis mengatakan bahwa jika pria malang itu mendapat perlakuan abad pertengahan dan tangannya dipotong sebagai pencuri, dia tidak akan menjadi beban pembayar pajak selama menjalani masa hukuman.

(dka)

  • #pencurian
  • #Covid-19
  • # Slovakia

Next Post

Tulis Surat dari Rutan, Habib Rizieq : Setiap Hari Insya Allah Puasa

Sel Des 15 , 2020
JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menulis surat yang ditujukan kepada keluarganya dari dalam tahanan Polda Metro Jaya. Dalam surat itu, Habib Rizieq mengaku akan berpuasa setiap hari. Karena itu, ia ingin keluarganya cukup mengirimkan makanan ketika jelang waktu berbuka. “Setiap hari insya Allah SWT, Aba […]