FPI Dibubarkan, Mahfud MD Persilakan Bikin Front Persatuan Islam asal…

https: img.okezone.com content 2021 01 02 337 2337537 fpi-dibubarkan-mahfud-md-persilakan-bikin-front-persatuan-islam-asal-SbScX8dsXe.jpg

JAKARTA – Pemerintah resmi membubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI). Namun, para simpatisan ormas tersebut tak patah arang, yakni malah mendeklarasikan Front Persatuan Islam.

Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, tidak masalah jika massa Habib Rizieq membuat organisasi lainnya. Selama ormas yang didirikannya itu tidak melanggar hukum.

“Mendirikan apa saja boleh, asal tidak melanggar hukum. Mendirikan Front Penegak Islam boleh, Front Perempuan Islam boleh, Forum Penjaga Ilmu juga boleh. Pemerintah tidak akan melakukan langkah khusus. Wong tiap hari juga berdiri organisasi,” ujar Mahfud dalam pesannya yang diterima redaksi, Jumat 1 Desember 2021.

Baca Juga:  FPI Dibubarkan, Beredar Video Deklarasi Front Persatuan Islam Kaltim

Mahfud menambahkan, saat ini hampir 500 ribu ormas dan perkumpulan masyarakat yang berdiri dari Sabang sampai Merauke. “Saat ini, ada tidak kurang dari 440.000 ormas dan perkumpulan, tidak apa-apa juga,” ucapnya.

Dulu, kata Mahfud, Masyumi bubar kemudian melahirkan Parmusi, PPP, DDII, Masyumi Baru, Masyumi Reborn. “PSI yang dibubarkan bersama Masyumi juga melahirkan ormas-ormas dan tokoh-tokohnya sampai sekarang. PNI berfusi kemudian melahirkan PDI, kemudian melahirkan PDI Perjuangan, Barisan Banteng Muda, dan sebagainya. Nahdlatul Ulama (NU) pernah pecah dan pernah melahirkan KPP-NU juga tidak ditindak sampai bubar sendiri,” ulasnya.

Mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi ini menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat untuk membentuk organisasi. Karena hal tersebut sesuai dengan undang-undang.

“Secara hukum alam, yang bagus akan tumbuh, yang tidak bagus akan layu baik yang lama maupun yang baru. Jadi secara hukum dan konstitusi, tidak ada yang bisa melarang orang untuk berserikat dan berkumpul, asal tidak melanggar hukum serta mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum,” tuturnya,

Baca Juga:  Amien Rais Kritik Pembubaran FPI

Adapun buntut pembubaran FPI, maka semua aktivitasnya dilarang. “Bahwa FPI sejak tanggal 21 Juni 2019, sebagai organisasi FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar keamanan dan bertentangan dengan hukum,” kata Mahfud.

 

Selain itu, pemerintah juga mencabut status hukum FPI. Mahfud melanjutkan, saat ini FPI tidak memiliki legal standing sebagai organisasi di Tanah Air. Oleh sebab itu, semua aktivitas FPI adalah aktivitas terlarang dan tidak mempunyai dasar hukumnya.

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan FPI karea FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa,” katanya.

(Ari)

Lihat juga:
Kumpulan Berita Trending dan Viral di Sini
  • #habib rizieq
  • #Pembubaran FPI
  • #mahfud md
  • #FPI Dibubarkan
  • #FPI

Next Post

Senin, Gisel dan MYD Diperiksa sebagai Tersangka Video Porno

Sab Jan 2 , 2021
JAKARTA – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan artis Gisella Anastasia alias Gisel bersama seorang pria berinisial MYD sebagai tersangka video porno. Keduanya, akan menjalani pemeriksaan pada Senin 4 Januari 2021 oleh penyidik Ditreskrimsus. “Keduanya yakni saudari GA dan saudara MYD ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, rencana tindak lanjut akan […]