Jakarta () – Pelatih Madura United FC Fabio Lefundes mematok target besar dalam membesut tim kebanggaan warga Madura itu, yakni bisa bersaing di level internasional.

Walaupun Madura United belum sekalipun mentas di ajang Internasional seperti Piala AFC ataupun Liga Champion Asia, Fabio menilai bukan hal tabu untuk dicapai.

"Kami harus pikir besar. Saya datang ke tim besar (Madura United) dan tim ini harus pikir besar juga, jadi harus bersama-sama mematok target yang besar dengan kerja keras yang maksimal juga," kata Fabio, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.

Suksesnya Madura United menjadi klub profesional berlisensi Asian Football Confederation (AFC) membuka impian Fabio sebagai arsitek anyar Laskar Sape Kerrab itu kembali mentas di kompetisi Asia.

Usai mengetahui kabar baik itu, Fabio berjanji akan kerja keras untuk bisa bersaing di level Internasional bersama dengan Slamet Nurcahyo dan kolega.

Sebab, Fabio sudah sering melakukannya bersama tim yang dibesut sebelumnya.

Bahkan, bukan sebatas di level Piala AFC, juru taktik asal Brasil itu sukses membawa timnya Jeonbuk Hyundai Motors (tim raksasa Korea Selatan) menyabet gelar juara Liga Champion Asia.

Tim lain yang pernah dihantarkan juga untuk berkompetisi di ajang tersebut adalah tim asal Cina Shandong Taishan FC.

"Saya ingin (membawa Madura United berlaga di Piala AFC). Saya akan kerja agar bisa tercapai target seperti itu. Saya akan perbaiki semua sektor tim supaya bisa mencapai itu," ujarnya.

"Saya sudah berpartisipasi 8 Liga Champion Asia dengan tim dari Korea Selatan (Jeonbuk Hyundai Motors) dan Cina (Shandong Taishan FC)," tambah Fabio.
​​​
Karena itu, mantan asisten pelatih Botafogo (tim kasta kedua Brasil) itu mengajak agar impian besarnya itu bisa didukung dengan kerja keras yang sama oleh semua elemen di klub, baik tataran manajemen, ofisial, pemain, suporter, serta warga Madura.

Fabio menggantikan pelatih sebelumnya, yakni Rahmad Darmawan untuk menyiapkan Madura United melakoni seri lanjutan Liga 1 2021.

Baca juga: Madura United cari pengganti Rahmad Darmawan

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © 2021