Emak-Emak di Sumbar Diminta quot;Cerewetquot; Sosialisasikan Pakai Masker ke 10 Rumah

https: img.okezone.com content 2020 08 27 340 2268090 emak-emak-di-sumbar-diminta-cerewet-sosialisasikan-pakai-masker-ke-10-rumah-I6OWdcr28Q.jpg

PADANG – Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK, Tri Tito Karnavian menginstruksikan program kader “desa wisma”, dimana satu kader PKK akan mengawasi dan memberikan edukasi tentang protokol kesehatan di setiap 10 rumah.

Program itu dicetuskan dalam launching gerakan tiga juta masker se-Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Kota Padang. Ibu-ibu PKK pun diminta cerewet, dalam artian baik seperti saat mengasuh anak sejak dalam kandungan dalam mensosialisasikan protokol kesehatan.

“Saya yakin ibu-ibu memiliki banyak peranan yang sangat penting sekali di rumah dalam menegakkan aturan karena sebetulnya penegak aturan disiplin di rumah itu adalah kaum ibu,” kata Tri.

“Ibu yang sudah sejak dalam kandungan mengasuh anaknya sampai anaknya mungkin sudah punya cucu pun masih juga membuat aturan di rumahnya ataupun keluarganya, sehingga gerakan memakai masker ini akan berhasil di Provinsi Sumbar ini”, kata Tri.

Baca Juga: Warga Jambi Malas Pakai Masker karena Berpikir Virus Corona Cuma Ada di Kota

Sebelumnya, secara serentak dan massif hampir setiap hari di seluruh Indonesia, TP PKK baik yang dihadiri secara langsung oleh Ketum TP PKK bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian atau tetap berjalan tanpa kehadiran keduanya.

“Saya yakin juga gerakan “PKK Gebrak Masker” ini akan berhasil di sini, karena Sumbar sudah dikenal adalah daerahnya kaum ibu. Sejarahnya di sini sudah terkenal para ibu ataupun kaum wanitanya, kaum yang sangat tangguh. Kita mengetahui banyak sekali pahlawan wanita yang berasal dari Sumbar,” ungkap Tri dalam sambutannya.

Tri menegaskan, dirinya bersama jajaran TP PKK sangat mendukung gerakan Pemerintah dan melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19.

Bukan hanya dengan membagikan masker, namun juga dengan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Covid-19.

“Dengan gerakan memakai masker. Tentunya tidak hanya memakai masker, kita juga mensosialisasikan bagaimana protokol kesehatan lainnya, seperti selalu menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin, menghindari kerumunan dan menjaga imunitas tubuh dengan memakan makanan sehat dan dengan pola hidup yang sehat,” tandasnya.

Acara launching gerakan tiga juta masker se-Provinsi Sumbar dihadiri seluruh TP PKK Kabupaten/Kota, Forkopimda se-Sumbar dan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam cara itu juga secara simbolis dibagikan sebanyak 3 juta masker dan sejumlah paket bantuan sosial yang merupakan hasil gotong royong Pemda bersama pihak swasta dan seluruh elemen masyarakat di Sumbar.

1
2

  • #masker
  • #padang
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

BP2MI Selamatkan 18 Calon ABK yang Diusir Perusahaan di Jakarta Utara

Kam Agu 27 , 2020
Jakarta – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyelamatkan 18 calon anak buah kapal (ABK) yang diusir dari tempat penampungan perusahaan di Jakarta Utara, Rabu malam. Mereka tidak mendapatkan kepastian kapan akan diberangkatkan ke luar negeri. “Kami mendapatkan kabar bahwa ada pengusiran yang dilakukan oleh perusahaan PT Abadi Mandiri Internasional,” […]