Diteror, Mobil Paslon Kepala Daerah Jember Dicorat-coret

https: img.okezone.com content 2020 12 08 519 2323503 diteror-mobil-paslon-kepala-daerah-jember-dicorat-coret-QjiMOVd6fA.jpg

JEMBER – Dua hari jelang pencoblosan Pilkada serentak 2020, aksi teror dengan cara corat coret mobil milik pasangan calon (paslon) terjadi di Jember, Jawa Timur. Mobil paslon nomor urut dua menjadi sasaran aksi tersebut saat mobil parkir di garasi rumah.

Mobil pasangan Hendy Siswanto-Gus Firjaun, paslon nomor urut dua Pilkada Jember yang menjadi sasaran corat coret dengan cat pilox oleh orang tak dikenal.

Tampak mobil yang diparkir di garasi samping rumah Gus Firjaun yang berada di Jalan KH Ahmad Shidiq Jember itu terlihat penuh cat berwarna merah. Salah satunya bertuliskan kalimat kalah, yang diduga sengaja dilakukan pelaku teror untuk mengintimidasi pasangan nomor urut dua ini.

Baca Juga:  Musim Hujan, KPU Pastikan Pencoblosan Pilkada 2020 Tak Terkendala 

Menurut Gus Firjaun, bakal calon wakil bupati Jember paslon nomor urut dua, mobil penuh cat ini baru ia ketahui saat hendak keluar rumah. Saat hendak menuju mobil, Gus Firjaun terkejut ternyata mobilnya sudah penuh cat.

Hingga akhirnya urung untuk keluar rumah menggunakan mobil. Gus Firjaun mengaku, aksi ini merupakan bentuk nyata jika ada oknum yang tidak suka atas dirinya. Apalagi, menjadi bakal calon wakil bupati Jember.

Namun Gus Firjaun mengaku tidak bakal melaporkan kasus ini kepada polisi dan hanya mendoakan agar orang yang menzalimi dirinya mendapat petunjuk dari Allah SWT. Baca Juga: Bawaslu: 49.390 TPS Pilkada Serentak 2020 Rawan

(Ari)

  • #Jember
  • #Teror Pilkada
  • #pilkada serentak 2020

Next Post

CCTV di Lokasi Penembakan 6 Laskar FPI Rusak, Ini Dalih Jasa Marga

Sel Des 8 , 2020
JAKARTA – Kamera pengawas atau CCTV di lokasi penembakan laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) tepatnya di sepanjang KM 49+00 hingga KM 72 mengalami kerusakan sejak Minggu, 6 Desember 2020. kerusakan CCTV lantaran gangguan pada link jaringan backbone CCTV atau fiber optik di KM 48/600. “Setelah mendapat laporan adanya gangguan […]