Ditembak Jarak Dekat, Polri Ungkap Laskar FPI Coba Rebut Senjata Polisi saat Diamankan

https: img.okezone.com content 2020 12 14 337 2327036 ditembak-jarak-dekat-polri-ungkap-laskar-fpi-coba-rebut-senjata-polisi-saat-diamankan-zGGgVSKEs2.jpeg

JAKARTA – Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan, empat anggota Laskar FPI yang tadinya diamankan di TKP ketiga yakni Rest Area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek dalam perjalanannya melakukan perlawanan dan hendak merebut senjata aparat kepolisian.

Sebab itu, aparat melakukan tindakan tegas dan terukur ketika pelaku mencoba merebut senjata milik polisi di dalam mobil.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi usai rekonstruksi kasus penyerangan Laskar FPI kepada polisi di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (14/12/2020).

“Bahwa TKP 4 ini adalah kelanjutan TKP 3 kami lihat akhir dari kegiatan atau adegan TKP 3. Itu 4 pelaku yang masih hidup diamankan ke mobil dengan tujuan dibawa penyidik untuk ke Polda Metro. Dalam perjalanan tidak jauh jaraknya dari KM 50 sampai 51+200 terjadi penyerangan, mencoba merebut senjata anggota dari pelaku yang ada di dalam mobil,” kata Andi.

“Dari situlah terjadi upaya dari penyidik yang ada dalam mobil untuk melakukan tindakan pembelaan sehingga keempat pelaku di dalam mobil semuanya mengalami tindakan tegas dan terukur dari anggota yang ada dalam mobil,” ujar Andi menambahkan.

Dalam rekonstruksi ini, pada TKP I tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi II yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.

Baca Juga : Saksikan Rekonstruksi, Kompolnas Yakini Laskar FPI Sejak Awal Serang Polisi

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51 200, penyidik memperagakan 14 adegan.

Andi menjelaskan, awalnya petugas yang mengamankan empat Laskar FPI itu dan hendak membawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada proses itu, polisi tidak memborgol pelaku hanya sebatas meletakan mereka di kursi tengah dan belakang mobil.

“Mereka dalam keadaan tidak diborgol mereka ditaruh di belakang kemudian satu lagi dibiarkan duduk di bagian tengah,” ujar Andi.

Baca Juga : Bareskrim Gelar 58 Adegan di 4 TKP Rekonstruksi Penyerangan Laskar FPI

Andi menuturkan, setelah dilakukan tindakan tegas dan terukur, alhasil aparat kepolisian langsung membawa anggota Laskar FPI tersebut ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Setelah kejadian ternyata dalam kondisi luka langsung dibawa ke RS Kramat Jati,” ucap Andi.

1
2

  • #Laskar FPI
  • #Laskar FPI Ditembak
  • #Penembakan Laskar FPI
  • #FPI
  • #habib rizieq

Next Post

KA Brantas Tabrak Mobil Patroli Polisi, 3 Aparat Tewas

Sen Des 14 , 2020
SRAGEN – Kereta api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar menabrak mobil patroli pada Minggu (13/12/2020). Akibat kecelakaan itu, tiga aparat gabungan TNI-Polri tewas di lokasi. Kecelakaan ini terjadi di perlintasan KA tanpa palang di Dukuh Siboto, RT 011, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jateng. Identitas korban adalah Aipda Samsul Hadi […]