Dinkes Bekasi Kumpulkan Data Penerima Vaksin Covid-19

https: img.okezone.com content 2020 10 16 338 2294418 dinkes-bekasi-kumpulkan-data-penerima-vaksin-covid-19-zQVsFOWqgD.jpg

BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi masih koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) mengenai data masyarakat yang akan mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19).

“Kalau saat ini kami lagi koordinasi dengan Disdukcapil dan Dinsos terkait sasaran penduduk karena kami harus lihat umur ya. Jadi di sini bukan seluruh usia, tertentu saja. Dari 18-59 (yang menjadi target),” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi, Dezi Syukrawati kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Adapun penerima vaksin dari segi usia yakni 18 sampai 59 tahun. Mereka secara bertahap akan diberikan vaksin Covid-19 itu. Sebelum menerima vaksin, nantinya mereka menjalani sejumlah pemeriksaan.

“Nanti saat pelaksanaan akan diperiksa kondisi yang akan divaksin, ada kriterianya. Jadi, enggak semua orang asal (memperoleh vaksin),” kata Dezi.

Mereka yang mendapatkan vaksin Covid-19 terlebih dulu akan dilakukan sejumlah pemeriksaan seperti kesehatan.

“Harus dicek kesehatannya dulu. Kalau saat jadwal vaksin itu dia dalam kondisi baik maka akan dilakukan (penyuntikan vaksin),” ucapnya.

Baca Juga : Keamanan Vaksin Covid-19 Jadi Prioritas Pemerintah

Meski begitu, lanjut dia, kelompok masyarakat yang bersinggungan langsung dengan pelayanan publik seperti TNI, Polri, Dishub, juga akan menjadi prioritas penyuntikan vaksin.

“Karena memang (mereka) kontak langsung dengan masyarakat dan sangat berisiko tertular Covid-19, sementara dia harus tetap melayani. Makanya mereka didahulukan,” kata dia.

Baca Juga : Satgas: Belum Ada Laporan Efek Samping Uji Klinis Vaksin Covid-19

(erh)

  • #Vaksin COVID-19
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Sungai di Donggala Meluap, 955 Rumah Terendam dan 1 Jembatan Putus

Jum Okt 16 , 2020
Jakarta – Sebanyak 955 rumah pemukiman warga di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah terendam banjir akibat luapan air sungai. Derasnya aliran sungai dari hulu juga membuat satu buah jembatan permanen yang menghubungkan antardesa di Donggala, ambruk. Banjir itu terjadi akibat intensitas hujan di Donggala pada Kamis (15/10/2020) sore, cukup tinggi. Pihak […]