Dihantam Cuaca Buruk, Seorang Nelayan di Bangka Selatan Hilang

https: img.okezone.com content 2020 10 11 340 2291990 dihantam-cuaca-buruk-seorang-nelayan-di-bangka-selatan-hilang-YjrAkz50Dr.jpg

BANGKA SELATAN – Seorang nelayan di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dikabarkan terjatuh dari sampan dan dilaporkan hilang ketika mencari ikan di laut. Peristiwa tersebut terjadi Minggu (11/10/2020) dini hari. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Pangkalpinang, Fazzli mengatakan, pihaknya baru menerima laporan pukul 11.00 WIB dan langsung mengambil tindakan.

“Kami menerima info kondisi kecelakaan kapal satu orang nelayan terjatuh dari sampan di Perairan Tanjung Sangkar Kabupaten Bangka Selatan. Info itu disampaikan oleh Devan selaku sekdes Tanjung Sangkar,” ujar Fazzli.

Namun, hingga kini terang Fazzli, tim masih belum menemukan titik terang keberadaan korban.

“Sampai saat ini korban atas nama Kambia belum ditemukan oleh tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Resue Basarnas, Polair Basel, TNI AL, BPBD Basel, Damkar Basel, perangkat desa setempat dan Nelayan Setempat,” jelasnya.

Baca juga: Banjir Susulan Terjadi di Seluma Bengkulu, 225 Jiwa Mengungsi 

Ia menerangkan, kejadian bermula pada pukul 02.00 WIB, Kambia (51) rekannya Dimas pergi mencari cumi di perairan Tanjung Sangkar. Pada pukul 05.00 WIB, korban jatuh dari sampan akibat hantaman cuaca buruk dan hujan.  

“Tim Operasi SAR Gabungan yang diberangkatkan sejak pukul 11.20 WIB, saat ini masih melakukan proses pencarian terhadap korban,” katanya.

(qlh)

  • #Pangkalpinang
  • #cuaca buruk
  • #Nelayan Hilang

Next Post

Forum Rektor RI Sebut Sosialisasi UU Cipta Kerja Perlu Diperluas

Ming Okt 11 , 2020
Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menggelar dialog dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) mengenai substansi RUU Cipta Kerja. Tercatat ada 24 rektor universitas negeri dan swasta yang dipimpin Ketua FRI sekaligus Rektor IPB Arif Satria hadir dalam kesempatan tersebut. Dialog ini membahas persoalan makro ekonomi hingga aspek-aspek detail dalam klaster […]