Corona Terus Meningkat, DPRD DKI Sarankan Segera quot;Rem Daruratquot;

https: img.okezone.com content 2020 08 21 338 2265203 corona-terus-meningkat-dprd-dki-sarankan-segera-rem-darurat-GrG7LFFmPe.jpg

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menyarankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk tidak ragu mengambil kebijakan rem darurat atau emergency brake.

Menurutnya, langkah tersebut bisa dilakukan melihat kondisi perkembangan angka kasus positif corona atau Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.

“Kalau angkanya terus meningkat, saya rasa perlu emergency break, memang konsekuensinya sudah seperti itu. Hidup dengan Covid-19 harus terbiasa dengan buka tutup,” kata Zita kepada Okezone, Jumat (21/8/2020).

Zita menilai, kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mengantisipasi penyebaran virus corona sudah baik mulai dari membangun kesadaran warga untuk patuh protokol kesehatan hingga memastikan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Terobos Rumah Sakit, Sejumlah Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Batam

Akan tetapi, masih ada kekurangan dalam segi pemantauan di lapangan dan pemberian sanksi, sehingga banyak masyarakat yang abai dan tidak patuh.

“Yang saya cermati, terkadang disiplin pengaplikasiannya di lapangan yang kurang. Contoh sudah mulai banyak sekarang pengendara tanpa masker, baik itu roda dua ataupun roda empat bebas, karena tidak tindak atau di pantau,” kata Zita.

“Padahal, kalau di lihat teori legal system lawrence, harus ada keselarasan antara kebijakan dan implementasinya. Kalau sudah berjalan tegas, nanti akan jadi habit di masyarakat. Itu yang perlu pemprov perhatikan mulai sekarang,” sambung Zita.

Baca Juga: Pemprov DKI Catat Penambahan 595 Kasus Covid-19 Hari Ini 

Zita menyadari bahwa emergency break atau kembali kepada masa PSBB awal bisa berdampak pada berbagai sektor, terutama sektor ekonomi. Namun, hal itu harus dilakukan demi menjamin kesehatan masyarakat.

“Emergency break dampaknya pasti ke mana-mana, mungkin yang paling terdampak ekonomi. Tapi kalau angkanya terus meningkat begini, sebaiknya di rem sedikit, sembari benahi kesehatan warga. Jangan sampai kita paksakan, tapi yang rugi kedua-duanya, angka korban meningkat dan ekonomi tak kunjung pulih,” tuturnya.

(Ari)

  • #DPRD DKI Jakarta
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Jakarta
  • #Virus Corona

Next Post

Peristiwa 21 Agustus: Hari Maritim Nasional

Jum Agu 21 , 2020
JAKARTA – Sejumlah peristiwa atau sejarah penting terjadi setiap harinya, termasuk pada tanggal 21 Agustus. Okezone akan mengulas beberapa peristiwa tersebut berdasarkan wikipedia : 1522 – Perjanjian Kerajaan Portugal dan Kerajaan Sunda Kerajaan Portugal dan Kerajaan Sunda mengadakan perjanjian persahabatan yang memperbolehkan Portugis membuat benteng di Sunda Kelapa. Perjanjian tersebut […]