Buruh Serahkan 9 Petisi dan Ancam Gugat UU Cipta Kerja

https: img.okezone.com content 2020 10 06 338 2289552 buruh-serahkan-9-petisi-dan-ancam-gugat-uu-cipta-kerja-WKf9NUDVbQ.jpg

TANGERANG – Audiensi sejumlah pengurus Serikat Pekerja (SP) dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany akhirnya selesai. Hasilnya, ada 9 petisi yang diserahkan buruh kepada Airin.

Petisi ini berisikan protes buruh terhadap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang tidak adil. Para buruh berharap, 9 petisi yang disampaikan kepada Airin itu, bisa diteruskan ke pemerintah pusat, sebagai keluhan buruh di Kota Tangsel.

Baca Juga:  Sayangkan Demo Ricuh, Wawali Bandung: Sampaikan Aspirasi Tak Perlu Merusak!

Mulyono, salah seorang perwakilan SP dari FSP KEP SPSI mengatakan, Airin cukup mengakomodir dan mengerti tentang situasi buruh dan akan menyampaikannya ke pusat.

“Kami menyampaikan petisi tentang UU Cipta Kerja, kami merasa dikhianati. Buruh yang di Tangsel ini menyatakan keberatan dengan UU Cipta Kerja. Kami ada 9 petisi,” kata Mulyono, kepada SINDOnews, Selasa (6/10/2020).

Ditambahkan dia, hingga dua hari kedepan, yakni pada 7 dan 8 Oktober 2020, para buruh akan melakukan demonstrasi dan mogok kerja di perusahaan atau pabrik dan DPR RI.

“Kami dari Konfederasi SPSI, kami akan ikut instruksi dari pusat. Mulai hari ini, hingga tanggal 7 dan 8 akan mengadakan aksi. Untuk tanggal 7 aksi unjuk rasa di perusahaan masing-masing, dan 8 di DPR RI,” ungkapnya.

Baca Juga:  964 Aparat Gabungan Diterjunkan Antisipasi Demo Buruh di Kabupaten Bogor

Selama Covid-19, kondisi pabrik sudah kurang kondusif. Di pabrik, pekerja yang masuk sudah dikurangi hingga 50% mengikuti aturan pemerintan tentang protokol kesehatan.

“Sebagian perusahaan ada yang sudah setop produksi, karena kondisi saat ini kita kerja sudah 50:50. Tetapi, sampai saat ini hubungan buruh dengan pemerintah masih baik, tidak ada persoalan,” sambung Mulyono.

Tidak hanya dengan mogok dan demonstrasi, para buruh juga mengancam akan maju ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan berjuang melalui jalur hukum agar UU Cipta Kerja yang baru disahkan dibatalkan.

(Ari)

  • #tangerang selatan
  • #UU Cipta Kerja
  • #Demo Tolak UU Cipta Kerja
  • #Demo Tolak Omnibus Law
  • #Demo Omnibus Law

Next Post

Malang Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

Sel Okt 6 , 2020
JAKARTA – Gempa berkekuatan magnitudo 3,6 terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari ini, Selasa, (6/10/2020). Gempa tersebut dilaporkan terjadi sekira pukul 21.45 WIB. Berdasarkan laporan dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di laut 169 kilometer tenggara Kabupaten Malang, dengan kedalaman 10 km. […]