Bolehkan Wisatawan ke Kota Bogor, Bima Arya: Fulus Boleh Masuk Virusnya Jangan

https: img.okezone.com content 2020 09 25 338 2283367 bolehkan-wisatawan-ke-kota-bogor-bima-arya-fulus-boleh-masuk-virusnya-jangan-4tDYL4LGap.jpg

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya mengikuti rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus covid-19 di Jabodetabek dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan secara virtual di Balai Kota Bogor, Jawa Barat Kamis (24/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bima menjelaskan, ada beberapa langkah yang diambil Pemerintah Kota Bogor untuk menyelaraskan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta.

Langkah pertama, ada pembatasan aktivitas warga. Toko,cafe, restoran dan mal diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 WIB, diatas pukul 21.00 WIB tidak ada aktivitas warga lagi atau pembatasan aktivitas.

“Untuk memaksimalkan penerapannya, Pemkot bersama Forkopimda hingga wilayah rutin menggelar patroli,” kata Bima, dalam keterangannya.

Kemudian, lanjut Bima, pihanya telah membentuk Tim Elang yang melibatkan berbagai pihak. Tugas Tim Elang melakukan pengawasan warga maupun tempat usaha, mencatat dan menyampaikan rekomendasinya kepada Satpol PP untuk selanjutnya ditindak.

“Tim Elang ini disupervisi Satpol PP, TNI dan Polri,” jelasnya.

Langkah ini menurut Bima Arya menjadi jalan tengah agar tamu atau wisatawan boleh datang ke Kota Bogor, tetapi tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Prinsip kami fulus (uang) boleh masuk, tetapi virusnya jangan,” tambah Bima.

Selain itu, Bima juga melaporkan Bed Occupancy Rate (BOR) Kota Bogor masih aman. Dimana, untuk ruang isolasi sebanyak 59 persen dan ruang ICU 53 persen.

Lalu, data Orang Tanpa Gejala (OTG) sekitar 47 persen dari semua kasus positif, 21 diantaranya masih perawatan di rumah sakit. Penampungan OTG, Pemkot Bogor bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido menggunakan 122 tempat tidur.

“Insya Allah rencananya minggu ini akan mulai. Kami juga telah menyiapkan satu hotel sesuai arahan Menteri BUMN, Pak Erick Thohir,” ungkap Bima.

Catatan lain disampaikan Bima terkait Mortality Rate (MR) Kota Bogor. Angka MR Kota Bogor per minggu ini sebesar 1,8 dan jika di total dari awal 3,8. Untuk Recovery Rate (RT) berada di angka 65 sebelumnya 63, sedangkan Positivity Rate (PR) masih fluktuatif.

Inovasi yang dilakukan Kota Bogor itu pun mendapat apresiasi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Menurutnya, ekonomi di Kota Bogor bisa tetap berjalan juga penanganan covid-19.

Untuk informsi, video Conference diikuti juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta para Bupati/Wali Kota serta para Forkopimda penyangga DKI Jakarta.

(kha)

  • #Bima Arya
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Ditagih Data Real Time, Ini Respons Satgas Covid-19

الجمعة سبتمبر 25 , 2020
JAKARTA – Pada Juli lalu Satgas Covid berencana untuk menampilkan data real time covid-19. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya terus memperbaiki kualitas data covid-19. “Kami tidak lelah untuk selalu perbaiki kualitas dan integrasi data di Indonesia. Sinkronisasi data ini memang sebuah pekerjaan yang berat. Indonesia […]