BNN Sebut Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Selundupkan Narkoba

https: img.okezone.com content 2020 07 28 338 2253623 bnn-sebut-pandemi-covid-19-dimanfaatkan-untuk-selundupkan-narkoba-jKU2hBN4f5.jpg

TANGERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita ratusan kilogram sabu dari sebuah toko beras di Jalan Prabu Siliwangi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Sabu tersebut dikirim lewat jalur darat dan disembunyikan dalam karung yang berisi jagung kering, sehingga menyerupai pengiriman logistik.

 Baca juga: Gerebek Gudang Sabu Berkedok Agen Beras, 6 Orang Ditangkap BNN 

Kepala Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menyebutkan bahwa para pelaku memanfaatkan situasi pandemi Covid-19, untuk menyelundupkan narkoba. Para pelaku menggunakan kendaraan pengangkut logistik karena menganggap mudah lolos dari pemeriksaan petugas.

“Mereka memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 dengan cara pergeseran distribusi sembako, mereka memanfaatkan ini dengan perkiraan jika kendaraan membawa sembako itu akan tidak terlalu ketat diawasi pertugas,” ujar Arman di lokasi penggrebekan pada Selasa (27/07/2020).

 Baca juga: Gudang Sabu Berkedok Agen Beras di Tangerang Masuk Jaringan Internasional 

Arman juga menyebutkan bahwa kelangkaan sembako di berbagai daerah dimanfaatkan para pengedar untuk menyelundupkan narkoba. Terlebih saat ini kendaraan pengangkut logistik memang diutamakan keluar masuk wilayah untuk memenuhi kebutuhan pangan warga.

“Karena logistik susah terutama untuk pergeseran distribusi sembako. Oleh karena itu, mereka menutupi kegiatannya dengan kendaraan darat seolah-olah membawa logistik terutama sembako,” jelas Arman.

Sebelumnya, BNN mengamankan ratusan kilogram sabu dalam karung jagung di Tangerang. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menangkap enam orang tersangka.

(wal)

  • #Narkoba Jaringan Internasional
  • #Gudang Sabu Berkedok Agen Beras
  • #Sabu di Tangerang
  • #Gerebek Sabu
  • #BNN


Loading…

Next Post

PNS peserta pilkada tidak mundur, diberhentikan dengan tidak hormat

Sel Jul 28 , 2020
PP No. 17/2020 juga mengatur tentang pemberhentian sementara bagi PNS berstatus tersangka tindak pidana. Jakarta – Pemerintah kini dapat memberhentikan pegawai negeri sipil (PNS) peserta pemilihan kepala daerah/pemilihan umum dengan tidak hormat jika yang bersangkutan tidak mau mengundurkan diri (resign). Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo […]