Jakarta () – Bhayangkara Solo FC menolak anggapan bahwa timnya hanya mengandalkan Ezechiel N'Douassel jelang menjamu Madura United dalam laga pekan ketiga Liga 1 2021/22 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu besok.

Penyerang asal Chad itu sejauh ini memang menjadi satu-satunya pemasok tiga gol Bhayangkara dalam dua pertandingan pertama mereka.

"Kalau Eze memang striker tugasnya mencetak gol. Tapi, tidak ada tim manapun yang mengandalkan satu orang," kata Paul, dalam konferensi pers virtual jelang laga kontra Madura United, Jumat.

Pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan bahwa tugas mencetak gol tidak hanya dibebankan pada Eze, tetapi pada semua pemain jika memang ada peluang dan ia meyakini di skuat The Guardians banyak talenta berkualitas yang bisa menjebol gawang lawan bila berkesempatan.

Untuk itu, Paul mengaku sudah menyiapkan strategi khusus guna menjebol pertahanan Laskar Sape Kerrab yang disebutnya punya karakter permainan berbeda dibandingkan Arema FC, lawan mereka di laga sebelumnya.

Sementara itu, gelandang Sani Rizki Fauzi menegaskan optimismenya memenangi laga kontra Madura United selama ia dan rekan-rekannya mampu menerapkan arahan sang pelatih.

"Kami sudah siap, semoga bisa memaksimalkan apa yang sudah dikasih Coach Paul dan meraih tiga poin," pungkas pemain kelahiran Sukabumi itu.

Bhayangkara sejauh ini sudah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan pertama dan sementara menduduki peringkat keenam klasemen menyusul hasil laga-laga pekan ketiga yang sudah dimainkan Jumat.

Baca juga: Sergey Pushnyakov selamatkan Tira Persikabo dari kekalahan
Baca juga: PSM tak gentar hadapi Persebaya
Baca juga: PSIS waspadai penyerang Persiraja Paulo Henrique

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © 2021