Banjir Rendam 9 Desa di Kendal, 2 Warga Tewas

https: img.okezone.com content 2020 11 21 512 2313400 banjir-rendam-9-desa-di-kendal-2-warga-tewas-UWKk6pVnPH.jpeg

JAKARTA – Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (19/11) malam mengakibatkan banjir. Bahkan ketinggian debit air Bendung Kedung Pengilon DAS Blorong hingga mencapai titik puncak Tinggi Muka Air (TMA) 220 sentimeter.

Berdasarkan laporan BPBD Kendal, naiknya debit air menyebabkan terjadinya banjir dengan TMA 40-100 sentimeter di sembilan desa.

Adapun sembilan desa tersebut masing-masing adalah Desa Rejosari, Desa Ngampelwetan, Desa Ngampelkulon, Desa Sudipayung dan Desa Jatirejo di Kecamatan Ngampel. Kemudian Desa Tunggulsari, Desa Kertomulyo, Desa Sidorejo dan Desa Tosari di Kecamatan Brangsong.

Menurut laporan hingga Jumat (20/11), banjir yang melanda 5 desa di Kecamatan Ngampel sudah berangsur surut, sedangkan di wilayah Kecamatan Brangsong masih belum menunjukan adanya penuruan TMA.

“Kecamatan Ngampel, desa yang terdampak banjir sudah berangsur surut, sedangkan yang di Kecamatan Brangsong kondisi masih stabil belum ada penurunan yang signifikan,” sebut Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Kendal melalui pesan tertulis, yang disebarluaskan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Jumat (20/11/2020).

Atas bencana alam tersebut, dua pengendara motor dilaporkan menjadi korban akibat terseret arus banjir. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kendal, Basarnas Kendal, TNI dan Polri serta masyarakat.

Selain itu, banjir menyebabkan sedikitnya 5 unit rumah rusak ringan dan 4 lainnya terdampak. Sementara itu, kerugian materil, jumlah korban terdampak dan informasi mengenai pengungsian masih dalam proses pendataan.

Sementara itu, menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah di Provinsi Jawa Tengah hingga Sabtu (21/11).

Adapun untuk wilayah Kabupaten Kendal, BMKG melaporkan wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang meliputi Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Singorojo, Kaliwungu, Brangsong, Pegandon, Gemuh, Weleri, Patebon, Kendal, Rowosari, Kangkung, Ringinarum, Ngampel dan Kaliwungu Selatan.

Baca Juga : Kerap Hujan Deras, 4 Kecamatan di Gunungkidul Terendam Banjir

Melihat dari hasil prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, maka Badan Nasional Penanggulangaj Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah agar meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga : 2.107 Warga Kebumen Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor

1
2

  • #Kendal
  • #Banjir di Kendal
  • #Kendal Jawa Tengah
  • #Banjir di Jawa Tengah
  • #banjir

Next Post

Melawan Polisi, Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kalideres Jakbar Ditembak

Sab Nov 21 , 2020
Jakarta – Seorang pria berinisial AP diciduk polisi karena mencuri sejumlah barang di sebuah rumah kosong kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Aksi pencurian itu terekam CCTV. Kasus pencurian itu dilaporkan oleh pemilik rumah yang mengaku kehilangan sejumlah barang berharga ini melaporkan ke Mapolsek Kalideres pada Selasa (17/11). Sehari setelahnya, […]