AS Catat 90 Ribu Lebih Kasus Baru Covid-19 di Hari Pemilihan Presiden

https: img.okezone.com content 2020 11 05 18 2304386 as-catat-90-ribu-lebih-kasus-baru-covid-19-di-hari-pemilihan-presiden-loDgoAbJW5.jpg

WASHINGTON DC – Saat pemilih di seluruh Amerika Serikat antre untuk memberi suara mereka, pada pemilihan presiden, Selasa (3/11/2020), negara itu mengumumkan jumlah kasus Covid-19 terbanyak dalam satu hari.

Data yang dikumpulkan Johns Hopkins University Coronavirus Research Center menunjukkan, terdapat 91.530 kasus pada Hari Pemilu AS, dengan 1.130 kematian.

Selain itu terdapat lebih dari 50 ribu pasien yang menjalani rawat inap, menurut data terpisah yang dikumpulkan oleh Proyek Pelacakan Covid-19, sebuah upaya yang diluncurkan oleh majalah The Atlantic.

Lebih dari 20 negara bagian telah mengumumkan kenaikan jumlah kasus baru Covid-19 yang lebih banyak pada minggu lalu, dibandingkan dengan periode tujuh hari lainnya, dengan negara bagian seperti Michigan, Ohio dan Pennsylvania, tiga negara bagian yang memegang peranan besar dalam pemilihan presiden, mencetak rekor terbanyak dalam satu hari.

Amerika Serikat memiliki jumlah kasus infeksi Covid-19 terbanyak di dunia dengan lebih dari 9,3 juta dari total 47,4 juta kasus di dunia, termasuk 232.627 kematian.

Baca juga: Pilpres AS 2020, Trump Tuding Ada yang Coba “Curi” Kemenangannya 

Perancis juga mencapai tonggak suram, Selasa, dengan mencatat 854 kematian baru akibat Covid-19, kenaikan tertinggi sejak pertengahan April, menurut kantor berita Reuters.

India, yang berada di posisi kedua setelah AS dalam jumlah infeksi Covid-19 dengan catatan lebih dari 8,3 juta kasus, tampaknya telah membaik dalam upaya melawan pandemi. Otoritas kesehatan mencatat lebih dari 46 ribu infeksi baru dalam 24 jam terakhir yang berakhir Rabu (4/11), hari ke-10 berturut-turut di negara Asia Selatan itu dengan catatan kurang dari 50 ribu kasus baru. 

Namun New Delhi melaporkan lebih dari 6.700 kasus baru pada hari Selasa (3/11), kenaikan terbanyak dalam satu hari di ibu kota India.

Situasi juga membaik di Australia sebagaimana diumumkan Perdana Menteri New South Wales Glayds Berejiklian, Rabu (4/11) melalui Twitter bahwa perbatasan antara New South Wales dan Victoria, di bagian selatan Australia, akan kembali dibuka pada tanggal 23 November.

Perbatasan itu ditutup sejak Juli, ketika gelombang kedua kasus Covid-19 melanda negara bagian Victoria dan kota terbesarnya, Melbourne, dengan puncak lebih dari 700 kasus baru per hari serta menjadi lokasi 819 dari 907 kematian di Australia. Lonjakan kasus itu membuat otoritas negara bagian itu memberlakukan penutupan ketat wilayah terhadap kota dan lima juta penduduknya. Penutupan ketat itu dicabut minggu lalu. 

1
2

  • #Pilpres AS 2020
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #Covid-19

Next Post

Rumah di Cibubur Jaktim Terbakar, 3 Mobil Pemadam ke TKP

Kam Nov 5 , 2020
JAKARTA – Kebakaran melanda rumah di Jalan Taruma Jaya, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2020). Berdasarkan informasi dari akun twitter resmi BPBD DKI Jakarta, kebakaran terjadi sekira pukul 02.00 WIB. “Kebakaran Rumah Tinggal di Jl. Taruma Jaya, Rt. 004/Rw. 005, No. 35, Kel. Cibubur, Kec. Ciracas, Jakarta Timur,” cuit @BPBDJakarta […]