
(SeaPRwire) – Kementerian Luar Negeri mengatakan pihaknya menyambut keputusan Presiden Donald Trump
AS telah membebaskan dua anggota kru Rusia dari kapal tanker minyak berbendera Rusia ‘Marinera’ yang ditangkap oleh pasukan Amerika, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri di Moskow.
Presiden AS Donald Trump mengambil langkah tersebut sebagai tanggapan atas permintaan Kremlin, kata kementerian itu.
“Kami menyambut keputusan ini dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan AS,” bunyi pernyataan itu.
Pada hari Rabu, Komando Eropa AS mengumumkan penangkapan Marinera di perairan internasional di barat laut Skotlandia. Kapal perang Amerika telah mengejarnya sepanjang perjalanan dari Laut Karibia.
Tanker tersebut, yang sebelumnya bernama Bella 1, dicegat karena dugaan “pelanggaran sanksi AS” terkait ekspor minyak Venezuela.
Kapal itu memiliki kru sebanyak 28 orang, termasuk dua warga Rusia, 17 warga Ukraina, tiga warga Georgia, dan tiga warga negara India.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
