Arief Yahya Didapuk Jadi Ketua MWA Unpad 2020-2025, Ini Susunan Pengurusnya

https: img.okezone.com content 2021 01 06 65 2339567 arief-yahya-didapuk-jadi-ketua-mwa-unpad-2020-2025-ini-susunan-pengurusnya-dZgh41Vc03.jpg

BANDUNG – Mantan Menteri Pariwisata (Menpar) Kabinet Kerja 2014-2019, Arief Yahya, terpilih menjadi Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2020-2025. Selain itu, MWA Unpad juga telah menentukan susunan kepengurusan melalui rapat perdana di Unpad Training Center, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Kota Bandung, Selasa 5 Januari 2020.

Ketua Senat Akademik Unpad yang juga anggota ex-officio MWA Unpad Prof Dr Ganjar Kurnia mengatakan, penetapan susunan pengurus dilakukan berdasarkan hasil musyawarah.

Arief Yahya (Foto: Kemenparekraf)

“Untuk Ketua MWA Unpad 2020-2025 sudah kami diskusikan dengan anggota MWA dari unsur masyarakat,” kata Prof Ganjar dikutip dari laman Unpad.ac.id, Selasa (5/1/2021). Dari hasil diskusi tersebut disepakati bahwa ketua MWA Unpad periode 2020–2025 adalah Arief Yahya, anggota MWA Unpad dari unsur masyarakat. Sementara berdasarkan hasil musyawarah para anggota MWA dari unsur Senat Akademik Unpad, disepakati Wakil Ketua MWA Unpad adalah Prof Dr Arry Bainus MA.

BACA JUGA: Arief Yahya: Pariwisata Ibarat Bola Salju yang Menggelinding Cepat

Sementara, Sekretaris Eksekutif MWA dijabat oleh Prof Dr Ir Edy Sunardi MSc, anggota MWA Unpad dari unsur Senat Akademik. “Ini adalah keputusan pertama (MWA) pada rapat ini,” ujarnya.

Secara keseluruhan, tutur Prof Ganjar, MWA Unpad terdiri dari 17 anggota. Antara lain, empat anggota ex-officio: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil; Rektor Unpad Prof Dr Rina Indiastuti; dan Ketua Senat Akademik Prof Dr Ganjar Kurnia.

(fmh)

Lihat juga:
Kumpulan Berita Trending dan Viral di Sini
  • #Majelis Wali Amanat Unpad
  • #Unpad
  • #Arief Yahya

Next Post

Penemuan Seaglider di Laut Indonesia, DPR: Keamanan Harus Bermain Satelit

الأربعاء يناير 6 , 2021
JAKARTA – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut keamanan laut Indonesia masih lemah, dengan ditemukannya drone bawah laut oleh nelayan. Indonesia harus meningkatkan keamanan dengan menggunakan sistem satelit. Hal itu dikatakan oleh Anggota DPR Fraksi Golkar Dave Laksono, dia menyebut ditemukannya drone bawah laut oleh nelayan membuktikan […]