Antisipasi Klaster Keluarga, Epidemiolog: Masyarakat Harus Diberi Pemahaman Terus-menerus

https: img.okezone.com content 2020 09 09 337 2274755 antisipasi-klaster-keluarga-epidemiolog-masyarakat-harus-diberi-pemahaman-terus-menerus-vrCF7FIKcp.jpg

JAKARTA – Kasus Covid-19 di Indonesia kian bertambah setiap harinya. Bahkan, saat ini sudah menembuh angka 200.035  lebih kasus positif Covid-19. 

Sejauh ini, ada sejumlah klaster yang patut diwaspadai. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun turut mengingatkan agar berhati-hati terhadap klaster keluarga, klaster perkantoran, dan klaster pilkada 2020.

Merespons hal tersebut, Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai tingginya mobilitas masyarakat dan lemahnya pengendalian wabah Covid-19 menjadi faktor utama meningkatnya kasus corona di Indonesia. 

Menurut Dicky, penanggulangan virus corona tidak dapat hanya dilakukan secara parsial. Karena itu, salah satu yang harus terus didorong adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa bahaya virus corona sangat jelas.

“Masyarakatnya harus diberi pemahaman terus-menerus,” ujar Dicky saat dihubungi, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga: 74 Kabupaten/Kota di Indonesia Tak Ada Kasus Aktif Covid-19

Selain itu, Dicky juga menyarankan kepada perusahaan untuk mempekerjakan karyawannya dari rumah untuk menghindari penyebaran virus di kantor.

“Perkantoran itu saat situasi krisis seperti ini bekerja dari rumah itu harus jadi opsi utama, terutama yang tidak esensial, yang tak melayani publik,” terangnya.

Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Novel Baswedan Siap Kembali Berantas Koruptor

(Ari)

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Klaster Keluarga
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Viral Perampok Bersenjata Tajam Ancam Pegawai dan Gasak Uang SPBU

Rab Sep 9 , 2020
BANDUNG – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Bandung, Jawa Barat menyelidiki kasus perampokan sebuah SPBU di kawasan Jalan Ibrahim Aji Kota Bandung, Jawa Barat. Aksi perampokan yang viral di media sosial terjadi pada Sabtu 5 September 2020 dini hari. Diduga dari rekaman CCTV pelaku berjumlah dua orang dan […]