Anies Pastikan SIKM Tak Berlaku saat PSBB Besok

https: img.okezone.com content 2020 09 13 338 2276908 anies-pastikan-sikm-tak-berlaku-saat-psbb-besok-eiFZq4pfxG.jpg

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Akan tetapi, surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta tak akan berlaku saat PSBB besok.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa saat PSBB yang dimulai pada (14/9/2020) itu, tak akan ada lagi pemeriksaan SIKM di wilayah Ibu Kota.

“Oh, enggak (SIKM), kalau mobilitas keluar dan lain-lain tidak. Tapi lebih pada interaksi di Jakarta,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Sabtu 12 September 2020.

Lebih lanjut Anies menekankan pemerintah pusat mendukung penuh langkah DKI Jakarta menerapkan kembali PSBB. Apalagi, terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama 2 pekan terakhir.

“Kami sama. Besok (hari ini-red) ketika melihat detail perinciannya akan lebih clear,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai langkah kebijakan rem darurat (emergency brake policy) untuk menekan penularan pandemi Covid-19.

Anies menjelaskan, mulai Senin 14 September 2020, seluruh kegiatan kembali dikerjakan di rumah. Terkecuali 11 sektor usaha industri seperti yang telah disampaikan pada masa PSBB sebelum transisi.

Baca Juga : Pimpinan DPRD Bela Keputusan Anies soal PSBB Total

“Beribadah di rumah, bekerja di rumah dan berkegiatan di rumah,” ucapnya.

Baca Juga : Hari Ini Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Ditiadakan

(erh)

  • #anies baswedan
  • #PSBB DKI Jakarta
  • #PSBB di Jakarta
  • #PSBB
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Mahfud sebut persoalan PSBB Jakarta bukan masalah tata negara

Ming Sep 13 , 2020
Setelah PSBB total diumumkan, … negara mengalami kerugian sekitar Rp297 triliun. Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md. mengatakan persoalan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta terjadi akibat kesalahan tata kata, bukan masalah tata negara. "Karena ini tata kata, bukan tata negara. Akibatnya kacau kayak […]