7 Pejabat Pemprov DKI Jakarta Positif Corona

https: img.okezone.com content 2020 08 27 338 2268692 7-pejabat-pemprov-dki-jakarta-positif-corona-jvWsx3q6fL.jpeg

JAKARTA – Sebanyak tujuh pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinyatakan positif corona (Covid-19). Tujuh pejabat provinsi DKI Jakarta tersebut terkonfirmasi positif corona setelah menjalani swab test. Swab test digelar oleh Pemprov DKI selama beberapa pekan terakhir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, sebanyak tujuh pejabat Pemprov yang dinyatakan positif Covid-19 itu saat ini sudah menjalani isolasi mandiri dan bekerja dari rumah (Work From Home).

“Dari tes swab itu, sejumlah pejabat hasil tesnya positif. Mereka yang diduga positif Covid-19 itu saat ini melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan tugas dari rumah. Karena mereka tidak ada gejala apapun, sehingga mereka tetap bertugas meskipun tanpa interaksi langsung di kantor,” jelas Sekda Saefullah melalui keterangan resminya, Rabu (27/8/2020).

Adapun, sejumlah pejabat yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut, yaitu :

1. Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta, Reswan W. Soewaryo;

2. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lesari;

3. Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat;

4. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati;

5. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasruddin;

6. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Afan Adriansyah Idris; dan

7. Ketua TGUPP, Amin Subekti.

Baca Juga : PSBB Transisi DKI Jakarta Dipastikan Kembali Diperpanjang

“Sementara itu, untuk pejabat eselon II lainnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang juga menjalani tes swab dinyatakan negatif Covid-19 dan dalam keadaan sehat. Sehingga, mereka dapat menjalankan tugasnya seperti sedia kala. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” imbuh Saefullah.

Lebih lanjut, Saefullah menegaskan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memasifkan testing (pengujian) dan melakukan tracing (pelacakan) akan terus dilakukan selama masa pandemi Covid-19 agar memutus mata rantai penularan.

Baca Juga : Kawah Lumpur Meletus, 4 Orang Keracunan & 17 Kerbau Terkubur

Selain itu, Saefullah juga menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mempersiapkan treatment (penanganan) melalui kapasitas ruang isolasi maupun ICU di RS Rujukan khusus Covid-19 di Ibu Kota.

“Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pegawai,” bebernya.

“Di antaranya, penyemprotan disinfektan secara rutin, mewajibkan pegawai menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter, dan menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun maupun hand sanitizer di berbagai lokasi yang mudah dijangkau pegawai,” pungkasnya.

(aky)

  • #Corona Jakarta
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #pemprov dki
  • #Klaster Perkantoran
  • #Virus Corona

Next Post

Pulang dari Jakarta, Wali Kota Solok Sumbar Positif Corona

Kam Agu 27 , 2020
Solok – Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Zul Elfian terkonfirmasi terpapar virus Corona (COVID-19). Ia dinyatakan positif Corona sepulang dari Jakarta. Juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal membenarkan informasi tersebut. Zul Elfian dilaporkan baru melakukan perjalanan dari Jakarta pada Selasa (25/8). “(Bisa) mengkonfirmasi hal ini. […]