5 Peristiwa Bersejarah 28 Agustus

https: img.okezone.com content 2020 08 28 337 2268724 5-peristiwa-bersejarah-28-agustus-vtrfYW1aRK.jpg

JAKARTA – Serentetan peristiwa atau pun kelahiran hingga meninggalnya tokoh-tokoh, pernah terjadi pada 28 Agustus dari tahun ke tahun. Dari sejumlah peristiwa yang terjadi pada 28 Agustus, ada yang tercatat menjadi perjalanan sejarah penting dan mendunia.

Berdasarkan catatan Wikipedia, sejumlah peristiwa ataupun kelahiran serta meninggalnya tokoh itu diantaranya yakni, lahirnya pesepakbola Indonesia, Ismed Sofyan, hingga meninggalnya Ketum pertama Partai Gerindra, Suhardi.

Berikut ulasan singkat Okezone terkait peristiwa, ataupun hari kelahiran hingga meninggalnya tokoh pada 28 Agustus dari tahun ke tahun :

1. Satelit Saturnus Ditemukan

Astronom sekaligus komponis kelahiran Jerman-Inggris, William Herschel, menemukan satelit alami Saturnus, Enceladus, pada 28 Agustus 1789. Enceladus merupakan satelit alami terbesar keenam planet Saturnus.

Satelit ini memiliki diameter sekira 500 kilometer, yaitu sekir sepersepuluh dari diameter satelit terbesar Saturnus, Triton. Enceladus sebagian besar diselimuti oleh es segar dan bersih, sehingga satelit ini merupakan salah satu benda langit paling reflektif di Tata Surya.

Oleh sebab itu, suhu permukaannya pada siang hari hanya mencapai −198 °C (−324 °F), jauh lebih dingin daripada benda yang dapat menyerap cahaya. Meskipun berukuran kecil, Enceladus memiliki rangkaian ketampakan permukaan yang luas, dimulai dari wilayah yang penuh akan kawah tua sampai terrain muda yang terdeformasi secara tektonik.

2. Lahirnya Playmaker Persija Ismed Sofyan

Ismed Sofyan lahir di Manyak Payed, Aceh Tamiang, 28 Agustus 1979, adalah pemain Persija dan tim nasional Indonesia. Posisi utamanya adalah bek kanan walaupun ia mampu juga bermain sebagai bek sayap kiri, pengatur serangan (playmaker), gelandang bertahan atau penyerang.

Pria yang kini berumur 40 tahun itu dianggap mempunyai kelebihan pada tendangan bebasnya yang terukur serta umpan silangnya yang akurat. Ia dijuluki Sergio Ramos Indonesia.

3. Recep Tayyip Erdogan Dilantik sebagai Presiden Turki

Erdogan merupakan seorang politikus Turki yang kini menjabat sebagai Presiden Turki sejak 2014. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagau Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014.

Ia juga seorang pimpinan Adalet ve Kalkınma Partisi (AKP, atau Partai Keadilan dan Pembangunan). Pada tahun 2010, Erdoğan terpilih sebagai muslim 2 paling berpengaruh di dunia.

4. Kelahiran Pemain Catur Indonesia Edhi Handoko

Grand Master Edhi Handoko telah menorehkan prestasi baik nasional maupun internasional dan catatan prestasi terbaiknya dibuat saat meraih gelar Grand Master tahun 1994 dengan rating Elo 2.495. Ia meraih gelar Master Nasional pada tahun 1978, dilanjutkan Master FIDE dan Master Internasional pada tahun 1982.

Handoko pernah empat kali menjadi juara nasional, yaitu pada tahun 1978, 1979, 1984 dan 1991. Ia juga merebut medali emas PON 1985 baik di perorangan maupun beregu dan merebut emas di nomor beregu pada PON 2004.

Di tingkat Internasional ia delapan kali membela tim Indonesia sebagai pemain yakni tahun 1980, 1982, 1984, 1986, 1988, 1992, 1994, dan 2000.

Ia menjabat sebagai kapten tim putri Indonesia tahun 1990 dan kapten tim putra tahun 2006 dan 2008. Selain itu di tingkat internasional ia juga merebut medali perak beregu SEA Games 2003 dan juara beregu Antarkota Asia tahun 1993 dan 1994.

5. Ketua Umum Pertama Partai Gerindra Suhardi Meninggal

Suhardi pernah menjabat sebagai Ketua DPD HKTI Jogjakarta. Bersamaan dengan itu, Ia juga menjabat sebagai staf ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional Kementrian Pertanian pada 2002-2008.

Bersama beberapa rekan di HKTI mendirikan Partai Kemakmuran Tani dan Nelayan (2003), dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Ia juga ikut mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan menjabat sebagai Ketua Umum.

1
2

  • #Suhardi
  • #Satelit
  • #Ismed Sofyan
  • #Peristiwa 28 Agustus
  • #Recep Tayyip Erdogan

Next Post

Wagub DKI Ungkap Penyebab Tingginya Angka Kasus Positif Corona di Jakarta

Jum Agu 28 , 2020
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkap penyebab tingginya angka kasus konfirmasi positif corona (Covid-19) di Ibu Kota. Diantaranya, karena masifnya testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) terhadap penanganan Covid-19. Menurut Riza, kondisi dan situasi Jakarta saat ini relatif tergolong kondusif meskipun, angka kasus konfirmasi positifnya […]