4 Karyawan di Riau Positif Corona Usai Pulang dari Sumut

https: img.okezone.com content 2020 07 28 340 2253648 4-karyawan-di-rau-positif-corona-usai-pulang-dari-sumut-Kih7X76kyh.jpg

PEKANBARU – Sebanyak empat karyawan di salah satu perusahaan di Kabupaten Pelalawan, Riau dinyatakan positif corona. Keempatnya diketahui belum lama ini berpergian ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Koordinator Penanganan Covid-19 Riau, Mimi Yuliana Nazir menjelaskan empat karyawan itu adalah seorang wanita berinisial B (41), selanjutnya adalah EC (18), wanita. Kemudian adalah HRT (43)dan IAN (30).

“Mereka melakukan swab massal pada 27 Juli 2020 dan hasilnya positif,” imbuhnya Selasa (28/7/2020).

Dari pendataan, keempatnya berpergian Pada 16-23 Juli 2020. Tujuannya sama, yakni ke provinsi tetangga, Sumatera Utara (Sumut). Setekah itu merekapun kembali ke Pelalawan untuk bekerja.

Baca Juga : Ini 9 Kluster Penyebaran Corona di Jakarta 

Baca Jiga : Imbauan MUI soal Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban

Karena perusahaan mengetahui mereka baru berpergian ke Sumut, empat karyawan diminta untuk melakukan swab. Pada 27 merekapun diswab secara bersamaan.

“Jika ingin masuk kerja kembali, perusahaan tempat mereka bekerja meminta hasil swab. Akhirnya mereka pun melakukan swab dan hasilnya positif,” tukasnya.

Selain itu, seorang warga Pekanbaru berinisial FW (31) dinyatakan positif corona setelah melakukan perjalan dari Palembang, Sumatera Selatan. “Pasien mengalami keluhan demam, batuk, pilek, sesak nafas, menggigil dan diare,” tukasnya.

(aky)

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Riau
  • #Klaster Perkantoran
  • #Virus Corona


Loading…

Next Post

Panglima Kodam I/BB: Pilkada 2020 jadi perhatian secara sungguh

Sel Jul 28 , 2020
Medan – Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Irwansyah, berharap pelaksanaan pilkada yang akan dilaksanakan pada Desember 2020 perlu menjadi perhatian sungguh-sungguh. "Karena tidak menutup kemungkinan selama proses ini berlangsung akan terjadi perebutan pengarauh di dalam masyarakat pemilih sehingg timbul benturan kepentingan di pendukung calon kepala daerah dan wakil kepala […]