3 Orang Sindikat Pengedar Narkoba Antar Provinsi Ditangkap

https: img.okezone.com content 2020 09 24 340 2283340 3-orang-sindikat-pengedar-narkoba-antar-provinsi-ditangkap-6eaYxFu4Yw.jpg

MANADO – Tiga orang tersangka masing-masing RN (45) dan ES (21), warga Wenang, serta BVJ (35), warga Malalayang berhasil ditangkap Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulawesi Utara(Sulut). Ketiganya merupakan sindikat peredaran narkotika jenis sabu antar provinsi.

Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari ketiganya, antara lain sabu total seberat sekitar 30 gram, data komunikasi elektronik, timbangan digital, kartu ATM serta alat penghisap sabu atau bong.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan tiga Laporan Polisi. Petugas awalnya mengamankan tersangka RN di wilayah Wenang sekitar pukul 13.20 WITA.

“Dari tersangka RN didapati barang bukti berupa dua paket kecil sabu dan handphone,” ujar Jules didampingi Dirresnarkoba Polda Sulut, AKBP Indra Lutrianto Amstono, dan Kasubdit 3 Ditresnarkoba, AKBP Denny Pusungula, Kamis (24/09) malam.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap RN, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka ES di depan sebuah hotel di wilayah Wenang, sekitar pukul 15.30 WITA.

“Barang bukti yang didapati dari ES adalah lima paket kecil sabu dan handphone,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, petugas kembali melakukan pengembangan, dan mengamankan tersangka BVJ di wilayah Malalayang, sekitar pukul 17.45 WITA. Dari tangan BVJ, ditemukan barang bukti tiga paket sabu.

Para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polda Sulut untuk diperiksa, juga pengembangan lebih lanjut.

“Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Sulut, AKBP Indra Lutrianto Amstono menambahkan, pengiriman sabu dilakukan melalui jalur darat dari luar daerah Sulawesi Utara.

“Barang bukti yang kita dapatkan ini hanya sisa, sudah ada beberapa gram yang beredar. Dan ini akan kita kembangkan terus kepada pengedar atau pengecer lainnya, termasuk para pemakai, bahkan juga bandar besarnya,” kata Indra.

(wal)

1
1

  • #Narkoba Lintas Provinsi
  • #Polda Sulut
  • #sindikat narkoba
  • #sabu
  • #Narkoba

Next Post

Alunan Musik Dangdut Lemaskan Personel Damkar saat Swab Test Covid-19

Kam Sep 24 , 2020
BEKASI – Alunan musik dangdut terdengar keras di Kantor Dinas Kebakaran Kabupaten Bekasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Cikarang Barat, Kamis (24/9/2020). Alunan musik dangdut ini sengaja dihidupkan dengan suara keras guna menurunkan ketegangan sejumlah personel pemadam kebakaran yang tengah melakukan swab tes Covid-19. Sebanyak 264 personel dengan bibir sambil […]