11 Napi Pindahan ke Lapas Garut Diduga Positif Covid-19

https: img.okezone.com content 2020 10 01 525 2286458 11-napi-pindahan-ke-lapas-garut-diduga-positif-covid-19-LfyHAyEHgg.jpg

JAKARTA – Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkumham) DKI Jakarta, membantah jika 11 narapidana yang dipindahkan ke Lapas Garut positif Covid-19. Sebelum dipindahkan 11 napi itu sudah menjalani rapid test hanya saja hasilnya reaktif.

“Tidak ada yang positif Covid-19, rapid test mereka hanya reaktif dan saat swab test hasilnya negatif,” kata Edi di Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020).

Dia menuturkan, 11 narapidana yang dipindahkan ke Lapas Garut tidak terjangkit corona sehingga tidak berdampak buruk pada kondisi narapidana yang berada di dalam lapas. “Sampai saat ini aman, mereka dinyatakan sehat,” ujarnya.

 Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Ponpes Husnul Khotimah Bertambah 37 Orang

Edi menuturkan, sebanyak 150 narapidana yang menjalani program pemindahan itu kebanyakan narapidana kasus narkoba dan dipindahkan ke wilayah Jawa Barat, karena kapasitas Lapas Cipinang sudah melebihi batas.

“150 orang itu narapidana kasus narkoba yang dipindahkan ke Lapas di wilayah Jawa Barat. Sebagian dikirim ke Lapas Gunung Sindur, Lapas Kelas 1 Cirebon, Banjar dan Garut,” tuturnya.

 Baca juga: 74% Warga Kabupaten Purwakarta Sembuh dari Virus Corona 

Sebelumnya, sebanyak 11 narapidana di Lapas Garut, Jawa Barat, dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab. Narapidana yang poitif Covid-19, semuanya berasal dari Lapas Cipinang.

“Dari hasil rapid test, 9 orang dikembalikan. Kalapas tidak mau ambil risiko, minta ada swab tes pada napi dari Jakarta. Hasilnya 11 positif,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan.

Berdasarkan hasil tersebut, kalapas Garut terpaksa menyiapkan ruang isolasi bagi napi yang positif Covid-19. Akibatnya, Dinas Kesehatan Garut saat ini langsung melakukan upaya tracing di Lapas Garut.

“Ada satu tempat isolasi di bawah pengawasan Dinkes, namun pihaknya tak bisa memberikan fasilitas ruang isolasi bagi napi yang terjangkit,” ucapnya.

(wal)

1
1

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #Covid-19
  • #Lapas Garut
  • #Napi Covid-19

Next Post

WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Tertembak

Kam Okt 1 , 2020
JAKARTA – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera Abu Sayyaf tewas tertembak. WNI itu berinisial LB asal Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra). “Saya ingin menyampaikan duka yang baru kita terima dari Filipina. Satu sandera WNI dengan inisial LB diinformasikan meninggal dunia,” kata Retno saat […]