Sydney () – Saham Australia sedikit lebih tinggi pada awal perdagangan Kamis pagi, ditopang oleh saham-saham teknologi dan perawatan kesehatan yang lebih kuat, dengan fokus beralih ke data inflasi AS yang akan dirilis hari ini dan dapat memengaruhi kebijakan moneter secara global.

Indeks acuan ASX 200 naik 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 7.284,8 poin pada pukul 00.41 GMT. Indeks acuan turun 0,3 persen pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Di pasar lain, Wall Street berakhir lebih rendah semalam, indeks Nikkei Jepang naik 0,3 persen, dan indeks berjangka E-mini S&P 500 sedikit menguat 0,1 persen.

Bank sentral Australia mengatakan pada Rabu (9/6) bahwa inflasi tidak mungkin memenuhi kisaran targetnya hingga paling cepat 2024.

Meredanya ekspektasi lonjakan inflasi yang tajam mendorong saham-saham teknologi lebih tinggi. Sub-indeksnya naik 1,2 persen, dengan top gainer Altium Ltd melonjak 2,7 persen. Saham kelas berat dalam indeks, Afterpay Ltd bertambah 0,5 persen.

Saham sektor perawatan kesehatan memimpin kenaikan pada indeks acuan, terangkat 1,6 persen ke level tertinggi sejak Desember tahun lalu. Biotech major CSL Ltd naik sekitar 1,6 persen menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di sub-indeks.

Indeks saham-saham terkait emas naik 0,6 persen bahkan ketika harga emas sedikit lebih rendah. Penambang emas Newscrest Mining dan Nortern Star naik 0,4 persen dan 1,0 persen.

Namun, yang membatasi kenaikan adalah saham energi yang memimpin penurunan pada indeks acuan dengan tergelincir 0,8 persen. Subindeks ditetapkan untuk sesi terburuk sejak 31 Mei. Produsen minyak dan gas Woodside Petroleum dan Santos Ltd masing-masing turun 0,6 persen dan 1,4 persen.

Penambang juga melemah, dengan saham utama Rio Tinto, BHP Group dan Fortescue Metals masing-masing turun sekitar 1,0 persen.

Pembuat kapal Austal Ltd kehilangan 3,5 persen menjadi pemain terburuk di bursa karena regulator ASIC memulai proses hukuman perdata terhadapnya atas kegagalan keterbukaan.

Di seberang laut Tasman, indeks patokan NZX 50 Selandia Baru diperdagangkan naik 0,2 persen menjadi 12.584,8 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © 2021