Jakarta () – Royal Enfield tidak mau tergesa-gesa untuk masuk ke segmen motor listrik, melainkan akan menunggu waktu yang tepat, kata Managing Director Eicher Motors Siddhartha Lal.

Siddhartha Lal, dilansir kantor berita India PTI mengatakan, Royal Enfield sedang mengerjakan prototipe motor listrik, namun tidak berencana untuk meluncurkan produk itu dalam waktu dekat.

Alasannya, menurut Royal Enfield pasar sepeda motor listrik masih kecil.

"Kami tidak akan terburu-buru untuk meluncurkan karena kami pikir proposisi nilai EV di India saat ini, terutama untuk sepeda motor, belum ada," kata Siddhartha Lal.

“Kami belum memiliki produknya saat ini, jujur ​​saja…strategi EV kami bukan untuk meluncurkan produk dengan segera tetapi untuk bekerja ke arah yang tepat dan siap ketika waktunya tepat, ketika ekonomi konsumen membaik," kata dia.

Di sisi lain, dia menyatakan perusahaan itu sedang fokus pada rencana jangka panjang dengan mengembangkan produk yang masuk akal di pasar.

Royal Enfield, yang merupakan bagian dari Eicher Motors, saat ini menjual sepeda motor mulai dari 250cc hingga 750cc di pasar domestik dan internasional, yakni lebih dari 60 negara.

Pada kuartal April-Juni, mereka menjual 122.170 unit sepeda motor.

Baca juga: Bersepeda motor, cara Bisma Karisma lepaskan rasa suntuk saat pandemi

Baca juga: Royal Enfield "recall" sejumlah model terkait masalah koil

Baca juga: RE Interceptor 650 pecahkan rekor Speed Week di Australia

Pewarta: A069
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © 2021

  • Tags
  • Royal Enfield
  • motor listrik