Wahid Ikat Tangan-Kaki hingga Tenggelamkan Gadis Hamil Pakai Alasan Klenik

ilustrasi tenggelam

Pesawaran

Wahid (18) ditangkap polisi atas kasus pembunuhan pacarnya yang hamil, Dwi Ana (16). Wahid membunuh Dwi Ana secara keji dengan mengikat tangan dan kaki lalu melempar ke sungai saat masih hidup hingga akhirnya tewas.

Polisi mengungkap bahwa Wahid memakai alasan klenik saat mengikat tangan dan kaki korban. Dia mengatakan hal tersebut bagian dari ritual untuk menggugurkan kandungan.

“Untuk motif, si Wahid ini pacarnya, menghamili korban. Setelah hamil gitu, kemudian berupaya menggugurkan. Jadi dibuat skenario berobat secara klenik alias dukun. Jadi dengan proses ritual gimana harus diikat. Lalu diikat tangan dan kakinya,” kata Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: Sadis! Gadis 16 Tahun Dilempar Hidup-hidup ke Sungai, Tangan-Kaki Diikat

Wahid membunuh korban bersama rekannya, Candra. Korban sempat menolak menjalani ritual tersebut.

“Awalnya korban direbahkan. Tali sudah dibawa mereka, disiapkan di bawah jok motor. Setelah diikat, korban sempat berontak. Kemudian pacar meyakinkan ‘nggak apa-apa’. Kemudian diangkat, digotong ke saluran sungai,” ujar AKBP Vero.

Wahid sudah gelap mata. Bahkan saat korban menepi untuk menyelamatkan diri, malah didorong ke tengah sungai.

Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Heboh Pulau Pendek Dijual, Polisi Bergerak Lakukan Penyelidikan

Ming Agu 30 , 2020
BUTON – Beberapa hari ini warga dihebohkan dengan isu penjualan Pulau Pendek di Kabupaten Buton yang diiklankan di situs jual beli online. Menangapi hal itu, Polres Buton mulai mengusut dugaan pejualan Pulau Pendek yang membuat kegaduhan di masyarakat tersebut. Menurut Kapolres Buton AKBP Adi Beny Cahyono, Polres buton melakukan dua […]