Wagub DKI Klaim Sistem Peringatan Dini Banjir Sudah Berjalan

Wagub DKI Ahmad Riza Patria

Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa sistem peringatan dini banjir di Jakarta sudah dimulai. Menurutnya, sistem tersebut kini sudah berjalan serta terus dilakukan evaluasi.

“Nah itu kan sudah diprogramkan, sudah dimulai, tapi kan anggarannya terbatas. Jadi kemarin perintah gubernur dengan segala keterbatasan tetap dibuat sistem pengendalian banjir,” ujar Riza di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Banjir di Jakarta Mulai Surut, 7 RT dan 18 Ruas Jalan Masih Tergenang

Riza mengatakan sistem peringatan dini itu tidak hanya bisa melaporkan perkiraan banjir H-1. Menurutnya, ada laporan setiap minggu mengenai perkiraan banjir yang nantinya bisa menjadi bahan evaluasi.

“(Sistem) sudah berjalan, bukan cuma H-1 lagi, setiap minggu ada laporan itu, kita evaluasi,” ucapnya.

Meski demikian, Riza tidak menjelaskan secara teknis sistem tersebut seperti apa. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan panduan dan simulasi penggunaan sistem tersebut.

“Melalui aplikasi, melalui sistem ada sistem early warning juga ada. Kita siapkan buku panduan sampai simulasi,” katanya.

Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Pemprov DKI Atur Jarak di Pengungsian Banjir

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Ingub Nomor 52 Tahun 2020 tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim. Di Ingub tersebut Anies minta peringatan dini disiarkan sebelum banjir datang.

“Membangun sistem deteksi dan peringatan dini kebijakan banjir serta sistem penanggulangan bencana banjir yang antisipasif, prediktif, cerdas, dan terpadu,” tulis Anies dalam ingub tersebut, seperti dilihat com, Rabu (23/9).

Baca juga: Pemprov DKI Klaim Titik Banjir di Jakarta Berkurang Setiap Tahun

(man/lir)

Next Post

Geger Temuan Janin Bayi Perempuan di Toilet Pabrik Garmen di Sukabumi

Jum Okt 16 , 2020
Sukabumi – Buruh pabrik garmen PT Dasan Pan Pacific dibuat geger oleh penemuan mayat janin bayi di dalam salah satu toilet di perusahaan tersebut. Aparat kepolisian dari Polsek Parakansalak, Resor Sukabumi, bergerak menyelidiki temuan mayat bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut. Informasi yang diperoleh com, bayi itu ditemukan terbungkus kantong […]