Usai Bobol Kantor Pos Timika, Komplotan Residivis Diduga Mau Beraksi di Manado

Polres Mimika menangkap 3 orang pria yang membobol kantor pos di Timika (Saiman/detikcom)

Timika

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan tersangka AT (23), ZA (24), dan MR (37) berencana melakukan aksi di Manado usai membobol Kantor Pos di Timika, Papua. Era mengatakan dari tangan komplotan ini didapat tiket pesawat dengan tujuan Timika-Manado.

“Kemungkinan besar mereka akan kabur ke Manado dan akan beraksi di sana, karena mereka ini asalnya dari Makasar tapi tiket mereka ke Manado, kami yakin mereka akan beraksi di sana,” kata Era, kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Bebas dari Samarinda, Residivis Ini Berkomplot Bobol Kantor Pos Timika

Era mengatakan para pelaku berhasil menggasak uang dengan merampas nasabah di Timika. Hasil rampasan komplotan ini mencapai ratusan juta rupiah.

Sebagian telah digunakan untuk biaya hidup dan sebagian masih berada di dalam rekening para pelaku. Polisi akan bekerja sama dengan pihak bank untuk memastikan berapa besaran dana yang ada di rekening pelaku termasuk aliran dana hasil rampasan.

“Memang dari pengakuan pelaku, uang mereka langsung kasih ke istri masing-masing, namun kami akan melacak kemana saja uang mereka setor,” Kata Era.

Baca juga: Bobol Rekening Bank, Warga Brebes dan Bengkulu Ditangkap di Sumsel

Seperti diketahui, tiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan satu masih berstatus saksi. Tersangka yakni AT (23), ZA (24), MR (37) dan saksi merupakan istri ZA berinisial D (26).

Mereka merupakan satu komplotan residivis dengan kasus sebelumnya pernah melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan. AT dan ZA pernah ditangkap atas tindakan yang sama di kota Samarinda.

(idn/idn)

Next Post

Ketika Nenek-Nenek Masih Jadi PSK di Alam Terbuka

Kam Sep 17 , 2020
TUBAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)Kabupaten Tuban menggerebek tempat prostitusi alam terbuka di kawasan Pasar Sapi, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (16/9/2020) malam. Mengetahui kedatangan petugas, para pekerja seks komersial (PSK) dan pria hidung belang berhamburan melarikan diri. Rasa takut membuat mereka nekat menerobos gelapnya malam, […]