Tersinggung Komentar Grup WA, Pasien COVID-19 di Babel Terlibat Keributan

Wisma Karantina Babel menampung pasien Corona

Pangkal Pinang

Dua pasien positif virus Corona (COVID-19) di Bangka Belitung (Babel) terlibat keributan di wisma karantina BKPSDMD. Keduanya terlibat keributan karena salah satu pasien merasa tersinggung dengan komentar di grup WhatsApp (WA).

“Benar, ada keributan (perkelahian) pasien COVID-19 di Wisma Karantina BKPSDMD Provinsi Babel. Karena tersinggung,” jelas Juru Bicara Satgas COVID-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Calon Wakil Bupati Bangka Tengah Positif COVID-19

Peristiwa itu terjadi pukul 17.00 WIB, pelaku dan korban merupakan pasien positif virus Corona yang sedang menjalani karantina. Kedua pasien itu yakni AD (48) dan RFS (18).

“Alasan pelaku AD ini tersinggung dengan komentar korban (RFS) di group WhatsApp wisma karantina pasien COVID-19,” kata Andi.

Lanjut Andi, grup WhatsApp tersebut berisikan pasien positif COVID-19, dokter, dan perawat yang ada di wisma karantina BKPSDMD Provinsi Babel. Usai tersinggung pelaku langsung mencari korban.

“Pelaku ini langsung menghampiri korban (RFS) dan langsung melakukan pemukulan bersama rekannya” ujarnya.

Baca juga: 20,78% Warga Bali Yakin Tak Akan Tertular Corona, Ini Pesan Satgas

Selain pelaku, rekannya pun ikut melakukan pemukulan terhadap korban. “Rekannya, SD (48) ini juga melamun pemukulan, jadi dalam istilah lain ini pengeroyokan,” tegasnya.

Keributan itu langsung dilerai petugas yang berjaga di wisma karantina. RFS pun langsung dievakuasi ke tempat isolasi Asrama Haji Bangka Belitung.

Baca juga: 253 Orang Ditangkap Saat Ricuh di Medan: 21 Reaktif Corona, 3 Positif Narkoba

“Saat ini keduanya sudah ditempatkan di dua lokasi yang berbeda, di tempat isolasi Asrama Haji dan wisma karantina BKPSDMD Babel,” tutup Andi.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di wajah, luka robek di bagian bawah mata sebelah kiri dan hidung mengeluarkan darah. Korban sudah mendapat perawatan.

(rfs/rfs)

Next Post

SBY Dituding Biayai Demo UU Ciptaker, Demokrat Akan Tempuh Jalur Hukum

Sab Okt 10 , 2020
JAKARTA – Partai Demokrat (PD) menyayangkan adanya upaya fitnah dan hoaks yang dilancarkan oleh akun-akun buzzer seperti @digeeembok yang menuding PD dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membiayai aksi besar buruh dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang menolak Undang-Undang tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Kamis 8 […]