Temui Korban Pelecehan, Rahayu Saraswati Dukung Kasus Dilanjut

Rahayu Saraswati Beri Dukungan Korban Pelecehan Seksual

Jakarta

Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo turut prihatin akan kasus pelecehan seksual terhadap perempuan S (38). Rahayu Saraswati mendukung agar korban melanjutkan kasus tersebut.

“Saya hadir dan menemui Ibu S untuk memberikan dukungan, karena Ibu S sudah dipanggil Polisi terkait laporannya. Kalau beliau mau lanjut, saya akan mendukung” ujar Rahayu Saraswati dalam keterangan pers, Sabtu (5/9/2020).

Rahayu Saraswati mendatangi S di rumahnya pada Jumat (4/9), setelah mendaftar ke KPUD Tangerang Selatan. Perempuan yang akrab disapa Sara ini berpasangan dengan Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota.

Dalam pertemuan tersebut, Sara memberikan dukungan moril dan juga menyampaikan komitmen pribadinya untuk mendukung apa pun keputusan S dalam menindaklanjuti laporan tersebut. Rahayu Saraswati juga bisa memahami apabila S tidak melanjutkan laporan karena adanya intimidasi.

“Saya diberi tahu ada proses perdamaian yang mengandung intimidasi oleh oknum, saya menyesalkan hal ini,” imbuhnya.

Rahayu Saraswati berharap semua pihak yang bertanggung jawab memberikan perlindungan kepada korban dapat menjalankan tugasnya sebaik mungkin dan oknum yang mengambil kesempatan dalam kesengsaraan korban harus ditindak. Rahayu Saraswati juga menghimbau kepada rekan-rekannya di DPR untuk segera mengesahkan RUU PKS (Penghapusan Kejahatan Seksual).

“RUU PKS segera disahkan dan sangat dibutuhkan saat ini sehingga para pelaku pelecehan seksual seperti yang dialami Ibu S tidak lepas dengan mudah dan atas dasar hukuman yang tidak berdasarkan unsur kekerasan seksual” imbuh Saraswati.

Baca juga: Korban Peremasan Payudara di Ciputat Pernah Dilecehkan Secara Verbal

Dihubungi secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan akan mengecek terlebih dahulu soal informasi adanya perdamaian korban dengan pelaku ini.

“Saya cek dulu,” kata Wibisono.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial S (38) menjadi korban pelecehan seksual. Payudara korban diremas oleh pria berinisial MR (40), yang merupakan pemilik kontrakan yang dihuni korban.

Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subakti membenarkan adanya kejadian itu. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (21/8/2020), sekitar pukul 15.00 WIB.

“Diduga pelakunya ini pemilik kontrakan dan korbannya seorang ibu yang ngontrak di situ,” kata Iptu Erwin Subakti saat dihubungi com, Selasa (1/9).

Erwin mengatakan bahwa korban dan pelaku saling kenal. Mereka juga sering bercanda, tetapi kali ini candaannya berlebihan.

“Rupanya pemilik kontrakan ini berlebihan lah. Dia (pelaku) menyentuh bagian terlarang untuk seorang perempuan,” imbuh Erwin. Kasus itu dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.

Baca juga: Payudara Diremas Pemilik Kontrakan, Perempuan di Ciputat Lapor Polisi

(mei/mei)

Next Post

Seputar Fakta Meninggalnya Bupati Halmahera Timur saat Orasi Pilkada

Sab Sep 5 , 2020
JAKARTA – Suasana gegap gempita mendadak pilu. Tak disangka tak dinyana, Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud meninggal dunia secara mendadak. Kepergiannya pun sangat mengejutkan, karena di momentum dirinya usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati di KPU Halmahera Timur untuk Pilkada 2020. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 4 September 2020 […]