Tega! Wanita di Kaltim Culik Keponakan Sendiri karena Takut Dicerai Suami

Tersangka NT diamankan Polres Kutim

Kutai Timur

Satreskrim Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) mengamankan seorang perempuan berinisial NT. NT ditangkap lantaran menculik bayi berusia tiga hari yang merupakan keponakan sendiri.

Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Abdul Rauf mengatakan, penculikan bayi tersebut didasari karena pelaku ingin memiliki anak. Pasalnya pelaku baru saja keguguran dan tidak melapor pada suaminya karena pelaku takut diceraikan suaminya.

“Suaminya ini tidak tahu kalau istrinya keguguran. Karena dia bekerja jauh. Pelaku ini ditinggal kerja saat kandungannya tujuh bulan. Saat keguguran dia sengaja tak memberitahukan karena takut diceraikan,” kata Rauf saat di konfirmasi (3/9/2020).

Baca juga: Jasa Prostitusi Berkedok Warung Makan di Kalbar Diungkap, 2 Orang Diciduk

Penculikan yang dilakukan NT bermula saat dia berkunjung ke rumah adiknya Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Kutai Timur pada Selasa malam (1/9) sekira pukul 18.00 Wita. NT berpura-pura membesuk sang adik pasca persalinannya.

Namun niat sesungguhnya adalah membawa lari si bayi. Di saat sang adik terlelap barulah ia beraksi secara diam-diam.

“Saat bayi diculik, suami korban itu sedang tidak berada di kamar. Baru sadarnya saat korban bangun melihat bayi dan yang bersangkutan sudah tidak ada di rumah,” sebutnya.

Baca juga: Pria Kukar Hilang Misterius di Empang, Diduga Diterkam Buaya

Selanjutnya, kata Rauf, bayi dibawa oleh pelaku ke sebuah penginapan. Di sana sudah ada suami NT yang sebelumnya telah diminta menunggu untuk menjemputnya.

“Alasan pelaku saat itu, dia mau mengambil bayi mereka di rumah sakit. Dia mengakunya bayi yang dia bawa itu adalah anak mereka. Jadi dia culik bayi itu tanpa sepengetahuan suaminya,” jelasnya.

Baca juga: Bentrok Antarkelompok di Samarinda Gegara Salah Paham, 1 Warga Tewas
Selanjutnya

Halaman
1
2

Next Post

Pinangki Ajak Andi Irfan ke Kuala Lumpur Yakinkan Djoko Tjandra Soal Fatwa MA

Jum Sep 4 , 2020
Jakarta – Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah menjelaskan bahwa jaksa Pinangki Sirna Malasari ke Kuala Lumpur, Malaysia bertemu Djoko Tjandra untuk membicarakan pengurusan fatwa MA. Untuk memuluskan niatnya, Pinangki turut mengajak Andi Irfan Jaya bertemu buron 11 tahun itu. “Yang jelas Andi Irfan itu yang bawa Pinangki ke Kuala […]