Tak Ada Lagi Bioskop-Gym, Ini Beda SK Kegiatan yang Diizinkan Pemprov DKI

Penerapan tatanan kehidupan new normal terus diterapkan demi mengunci penyebaran virus Corona. Salah satu praktinya yakni di kafe dan restoran.

Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan 13 kegiatan untuk buka kembali saat masa PSBB transisi. Diizinkannya 13 kegiatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).

SK bernomor 2976 itu awalnya mengizinkan 23 kegiatan/tempat untuk beroperasi kembali. Namun Disparekraf memutuskan untuk merevisi kembali SK tersebut dan memangkasnya menjadi 13 kegiatan.

Baca juga: Pemprov DKI Izinkan 13 Kegiatan Dibuka, Bioskop-Gym Belum Boleh

“Ada beberapa jenis kegiatan yang perlu ditangguhkan untuk sementara waktu, maka dengan demikian perlu adanya perubahan dalam lampiran SK tersebut,” kata Kabid Industri dan Pariwisata DKI Jakarta Bambang Ismadi melalui pesan singkat, Kamis (20/8/2020).

“Keputusan ini diambil demi kebaikan dan keselamatan kita bersama dan tentunya kita harus mendukung secara penuh,” lanjutnya.

Dalam SK yang belum direvisi, tertulis bahwa bioskop, tempat olahraga seperti gym dan akad nikah di dalam gedung dibuka kembali. Sementara dalam SK yang sudah direvisi, bioskop, gym, serta akad nikah di dalam gedung batal diziinkan buka.

Baca juga: Pemprov DKI Revisi SK yang Izinkan Bioskop-Gym Buka 14-27 Agustus 2020

Dalam SK yang sudah direvisi, Pemprov DKI mengizinkan hotel, tempat perawatan rambut hingga tempat meeting dan workshop buka kembali. Selin itu corporate event, kegiatan produksi film dan pertunjukan di ruang terbuka juga diizinkan buka kembali dengan syarat kapasitas orang/pengunjung dibatasi 50% dari batas maksimal.

Berikut 23 kegiatan yang diizinkan buka kembali saat PSBB transisi berdasarkan SK yang sebelum direvisi:

Selanjutnya

Halaman
1
2
3

Next Post

Heboh Turis di Bali 'Dipalak' Polisi Sejuta Gegara Lampu Motor Tak Nyala

Kam Agu 20 , 2020
Denpasar – Seorang oknum polisi di Jembrana, Bali, dimutasi dan diperiksa gegara memalak warga negara asing (WNA) yang melanggar aturan lalu lintas (lalin). Oknum polisi itu minta uang hingga Rp 1 juta itu. Rupanya, si WNA pelanggar lalin merekam momen dia ditilang polisi itu. Video itu lalu diunggah ke YouTube […]